Berita

Imunisasi/Net

Kesehatan

Menkes: Campak Dan Rubella Cuma Bisa Dicegah Lewat Imunisasi

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 10:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Campak dan Rubella merupakan dua penyakia yang tidak bisa diobati. Atas alasan itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) gencar mengkampanyekan pencegahan kedua penyakit tersebut.

Begitu kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/8).

“Pengobatan yang diberikan kepada penderita hanya bersifat supportif. Tetapi kedua penyakit ini bisa dicegah dengan imunisasi. Pemerintah telah memberikan imunisasi campak sebagai salah satu program imunisasi nasional,” ujarnya.


Pemerintah Indonesia berkomitmen mengeliminasi campak dan pengendalian Rubella/ Congenital Rubella Syndrome (CRS) di tahun 2020. Salah satu program yang saat ini tengah dijalankan pemerintah adalah upaya pencegahan dengan imunisasi.

“Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit Campak dan Rubella. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus,” tegasnya.

Vaksin yang diberikan telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari Badan POM. Vaksin serupa bahkan telah digunakan di 141 negara dan terjamin keamanannya.

“Vaksin ini 95 persen efektif untuk mencegah penyakit campak dan rubella,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Nila menjabarkan bahwa campak dan rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan virus. Kedua penyakit ini masuk dalam kategori sangat menular.

“Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi campak dan rubella, atau yang belum pernah mengalami penyakit campak dan rubella adalah orang yang berisiko tinggi tertular penyakit ini,” tukasnya. [ian]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya