Berita

Foto/Net

On The Spot

Parkiran Wisma Atlet Laksana Terminal Bus

Jarak Tempuh Kemayoran GBK Setengah Jam
SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 08:41 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Alat transportasi untuk mengantarkan atlet maupun official tim dari masing-masing negara yang bertanding jadi perhatian utama panitia penyelenggara Asian Games (AG) 2018 Jakarta- Palembang. Bus jadi salah satu pilihan alat transportasi tersebut.

 Senin siang (20/8), halaman parkir yang berada di depan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, tampak seperti terminal. Hari itu dan sejak beberapa hari sebelumnya, puluhan bus diparkir di tempat tersebut.

Bus-bus tersebut adalah kendaraan yang akan mengantarkan atlet dari tempat mereka tinggal selama gelaran Asian Games berlangsung, hingga arena pertandingan yang tersebar di beberapa tempat di Jakarta dan sekitarnya. Tercatat ada dua jenis bus yang dipakai. Bus Metro Trans berwarna putih oranye yang berdek rendah, dan juga bus pariwisata dengan dek pen­umpang tinggi.


Meski alat transportasi yang dipakai kebanyakan adalah bus berukuran besar, hari itu di tem­pat yang sama, tampak pula mobil-mobil berukuran kecil dari berbagai merek. Mobil-mobil tersebut digunakan untuk official tim yang akan bertanding. Mobil-mobil tersebut berplat hitam dan diberi stiker khusus.

Suasana sibuk pun tampak di lapangan parkir tersebut. Selain puluhan bus yang hilir mudik, tampak pula petugas-petugas yang mengatur hingga atlet-atlet yang bersiap berangkat. Untuk atlet maupun official yang akan bertanding, proses untuk bisa menaiki bus-bus tersebut adalah dengan melapor ke petugas yang berseragam berwarna merah.

Setelah didata, jumlah at­let maupun official yang akan berangkat, mereka kemudian diarahkan ke bus. Tak lama setelah diisi, bus pun lang­sung berangkat. Jeda bus-bus yang berangkat ke Gelora Bung Karno (GBK) maupun ke venue pertandingan yang lain terbilang cukup singkat. Tidak sampai 10 menit, selalu ada bus yang berangkat.

Dari sisi interior, bus Metro Trans berbeda dengan bus pari­wisata lain yang dipakai. Bus-bus Metro Trans tampak stan­dar dengan kursi menghadap ke depan dan berbahan keras, layaknya bus-bus Transjakarta yang bisa lalu-lalang di jalan­an Ibu Kota dan sekitarnya. Pendingin udara juga meleng­kapi isi bus tersebut.

Sementara untuk bus pari­wisata, kursi-kursi menghadap ke depan. Namun, bahannya lebih empuk dibanding bus Metro Trans. Selain itu, lan­tai bus pariwisata lebih tinggi dibanding dengan bus Metro Trans. Fasilitas standar seperti pendingin udara melengkapi isi bus tersebut.

Hari itu, Rakyat Merdeka ikut serta dalam salah satu bus yang berangkat menuju GBK. Bus dengan sasis Hino milik Mata Trans yang disewa khusus untuk gelaran AG 2018, mengangkut rombongan tim hoki Indonesia yang akan bertanding.

Bus berangkat dari Wisma Atlet sekitar jam 17.50. Setelah seluruh anggota tim dan official tim hoki Indonesia masuk, bus pun langsung diarahkan ke pintu keluar Wisma Atlet. Tak berselang lama, bus dilajukan dengan kece­patan sedang mengikuti ritme pen­gawalan dari Kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI.

Keluar dari Wisma Atlet bus diarahkan untuk memasuki Jalan Benyamin Sueb. Di jalan itu, bus kemudian berputar den­gan tujuan Gerbang Tol (GT) Kemayoran, Jakarta Pusat. Tak ada hambatan berarti hingga GT tersebut.

Memasuki GT, bus mengam­bil jalur paling kiri. Jalur ini tam­paknya disediakan khusus bagi bus rombongan yang membawa atlet AG. Tak seperti kendaraan lainnya, bus yang membawa rombongan atlet tidak memba­yar tol.

Memasuki jalan tol, situasi lalu lintas masih cukup lan­car. Beberapa petugas tampak menutup jalur dari sisi lain untuk memberikan prioritas bagi bus yang membawa rombongan atlet. Di jalan tol, kecepatan ditambah agar bisa sampai tepat waktu. Tiga motor yang men­gawal dan bus melaju kencang di jalur paling kanan.

Pengawalan yang dilakukan petugas sangat berarti bagi rom­bongan. Tak sampai 20 menit bus keluar tol Senayan di Jalan Gatot Subroto. Dari situ, bus kemudian belok kiri ke Jalan Gerbang Pemuda. Bus akhirnya sampai kurang dari 25 menit sejak keluar dari Wisma Atlet.

Salah seorang official tim hoki yang ditemui di dalam bus mengaku puas dengan pelayanan bus yang mengantar mereka. Soalnya, jarak yang cukup jauh dari Kemayoran menuju GBK bisa ditempuh dalam waktu tidak terlalu lama.

"Ya bagus, nggak sampai set­engah jam bisa sampai. Nggak kelamaan di jalan. Busnya juga bagus, begitu juga petugas-petugas yang mengawal dari Wisma Atlet sampai ke GBK. Pelayanannya bagus," ucap of­ficial tersebut.

Hal senada disampaikan Yotha, atlet asal Thailand yang ditemui sebelum naik ke dalam bus. Katanya, pelayanan baik yang diterimanya berjalan den­gan lancar. Dia juga memuji sikap bersahabat petugas dan juga masyarakat Indonesia.

"Busnya bagus, begitu juga dengan pengawalnya. Saya sudah tahu lalu lintas di Jakarta yang sering macet. Tapi, semua menjalankan tugasnya dengan baik dan bisa melayani apa yang diperlukan atlet dan tim," ujar Yotha. ***

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya