Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Utak-atik Tim Kampanye Nasional Prabowo Dan Jokowi

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 08:23 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Dengan motor gede, para sekjen Koalisi Indonesia Kerja serahkan kelengkapan berkas pasangan capres petahana Joko Widodo dengan cawapres Ma'ruf Amin, termasuk daftar nama tim kampanyenya.

"Kita serahkan kelengkapan berkas termasuk nama TKN ke KPU. Kita pakai motor gede karena terinspirasi Jokowi saat pembukaan Asian Games," ujar Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Bicara Tim Kampanye, KIK sendiri belum memutuskan siapa ketua tim kampanyenya, meski beberapa nama mencuat semisal Wapres Jusuf Kalla dan mantan Ketua MK Mahfud MD, namun keduanya dengan jelas menolak pinangan itu.


Persoalan lain, dalam tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf Amin terdapat banyak nama kepala daerah partai pengusung, menteri dan pejabat untuk dimanfaatkan memenangkan pasangan ini.

Dari 150 nama tim kampanye atau tim sukses terdapat sejumlah pejabat dari tingkat pusat seperti Wapres Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator PMK Puan Maharani, Kepala KSP Moeldoko hingga Sekretaris Kabinet Indonesia Bersatu Pramono Anung.

Sejumlah nama kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berasal dari partai politik pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin juga dijadikan tim pemenangan tingkat daerah dengan diposisikan sebagai pengarah teritorial Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Pelibatan pejabat negara ini ditakutkan independensi demokrasi menjadi luntur.

Sementara itu, kubu Prabowo-Sandi dengan tegas memunculkan nama Joko Santoso sebagai ketua tim pemenangan, meski secara resmi belum dapat restu koalisi.

"Kita yakin Pak Joko Santoso diterima mitra koalisi," tandas politisi Gerindra, Andre Rosiade dalam wawancara sebuah televisi swasta, Selasa (21/8).

Nama mantan Panglima TNI itu membuat spekulasi sebagian pihak bahwa tim kampanye nasional Prabowo-Sandi itu selera Gerindra.

Ihwal itu, Andre Rosiade membantahnya. Ia berkilah bahwa nama Joko Santoso itu sudah dikomunikasikan dengan mitra koalisi dan sangat diterima.

"Saya yakin Demokrat akan terima, karena Joko Santoso dekat dengan Pak SBY. Begitu Pak Prabowo pun juga terima karena pernah dekat waktu di kemiliteran," sergahnya.

Menurut Andre, dalam waktu dekat tim kampanye nasional Prabowo-Sandi akan diumumkan resmi. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya