Berita

Dunia

Terkait Temuan Ganja Di Dalam Bus, Polisi Tangkap Enam Orang

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 07:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi di Kolombia menangkap enam orang yang terkait dengan skema untuk menyelundupkan sejumlah besar ganja dan kokain di bus-bus penumpang.

Penangkapan itu terjadi beberapa hari setelah polisi yang mencari bus yang jatuh di negara tetangga Ekuador dan secara tidak sengaja menemukan bahwa bus itu diisi dengan ratusan kilogram narkoba.

Anjing pelacak menemukan keberadaan obat-obatan di kendaraan itu tersembunyi di beberapa tempat, seperti di bawah lantai bus, di bantal kursi dan bagian lain logam kendaraan.


Petugas menemukan kokain seberat 80 kg dan lebih dari 600 kg marijuana disimpan di kompartemen tersembunyi itu.

Saat kecelakaan bus terjadi, ada 23 orang yang tewas dan 22 luka. Bus mengalami tabrakan dengan sebuah SUV pekan lalu. Bus itu jatuh di pagi hari di provinsi Pichincha.

Bus jatuh setelah meninggalkan kota Kolombia barat daya pada 5 Agustus membawa banyak penumpang, seperti 40 wisatawan Kolombia dan pekerjadari Cali.

Sopir bus sendiri ditanyai oleh polisi terkait temuan obatan terlarang di dalam bus.

Uniknya, bus itu menawarkan layanan gratis bagi para penumpangnya.

Para penyelidik menduga mereka ditawari perjalanan gratis biaya untuk mengisi bus dengan penumpang untuk membuatnya tampak kurang mencolok.

Kepala petugas anti-narkotika Ekuador, Jenderal Carlos Alulema, mengatakan bahwa penggunaan bus tur adalah modus operandi baru yang digunakan untuk menyelundupkan narkoba. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya