Berita

Nusantara

Genjot Wisatawan, Purwakarta Luncurkan Paulinan

MINGGU, 19 AGUSTUS 2018 | 11:03 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Guna meningkatkan arus wisatawan kunjungi Purwakarta, pemerintah setempat meluncurkan Paulinan, kendaraan wisata gratis.

Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, pelayanan tersebut digratiskan bagi wisatawan.

Meski wisatawan tidak perlu mengeluarkan uang, namun fasilitas yang diberikan tidak ala kadarnya.

"Fasilitas banyak, tidak cuma antar ke mana saja dan jemput di mana saja. Waktu kunjungan dari jumlah tempat wisata yang dikunjungi pun bebas. Bisa seharian penuh," kata Heri seperti dilansir lamar Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (19/8).
"Fasilitas banyak, tidak cuma antar ke mana saja dan jemput di mana saja. Waktu kunjungan dari jumlah tempat wisata yang dikunjungi pun bebas. Bisa seharian penuh," kata Heri seperti dilansir lamar Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (19/8).

Heri mengatakan, pihaknya akan dengan maksimal memfasilitasi pelayanan ini untuk wisatawan.

Disporabudpar Purwakarta tidak hanya menyediakan armada, namun juga sopir dan pemandu wisata.

"Ada satu supir dan guide sebagai tour leader," ucapnya.

Minibus khusus wisata di Purwakarta yang baru tersedia tiga dan hanya menampung 15 orang per satu armada.

Bagi wisatawan yang akan menggunakan fasilitas baru itu, disarankan untuk memesan terlebih dahulu.

Hanya dengan menelpon pihak Disporabudpar, mobil akan dengan sedia menjemput dan mengantarkan berkeliling Purwakarta yang kini telah berubah menjadi daerah penuh tempat wisata.

"Kami sediakan call center customer di aplikasi sampurasun pariwisata. Jadi para wisatawan bisa unduh dulu aplikasi Sampurasun Pariwisata dan nanti tersedia petunjuk di aplikasi tersebut," tutupnya. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya