Berita

Pengungsi Jerman/Net

Dunia

Jerman Sepakat Dengan Yunani Untuk Kembalikan Pencari Suaka

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 | 10:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jerman telah mencapai kesepakatan dengan Yunani untuk mengirim kembali orang-orang ke negara Eropa selatan jika mereka sudah mengajukan permohonan suaka di sana.

Pengumuman itu diambil oleh Kementerian dalam negeri Jerman pada hari Jumat (17/8), mengikuti kesepakatan serupa yang dicapai dengan Spanyol pekan lalu.

Kedua kesepakatan itu muncul setelah perselisihan antara konservatif Kanselir Angela Merkel dan sekutu Bavaria mereka atas para pencari suaka yang hampir membelah mereka di level pemerintahan.


"Penandatanganan perjanjian administratif dengan Yunani merupakan langkah lebih lanjut dalam perjalanan menuju kondisi yang lebih tertib dalam kebijakan migrasi Eropa," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Al Jazeera.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Eleonore Petermann mengatakan pada konferensi pers perjanjian Yunani, seperti yang dilakukan dengan Spanyol, akan memungkinkan Jerman mengirim migran yang masuk melalui perbatasan Jerman dengan Austria ke Yunani dalam waktu 48 jam.

Sebagai gantinya, Jerman setuju untuk menangani backlog aplikasi reunifikasi keluarga pada akhir 2018, dan untuk mempertimbangkan kembali kasus-kasus yang disengketakan. [mel]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya