Berita

Foto: CNA

Dunia

Pentagon Curiga Pesawat Pembom China Berlatih Untuk Serang AS

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 12:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pesawat pembom China dicurigasi telah melakukan latihan untuk menyerang sasaran AS dan sekutunya di Pasifik.

Begitu bunyi laporan Pentagon baru yang juga merinci bagaimana Beijing mengubah kekuatan daratnya menjadi "bertarung dan menang."

Dalam laporan tahunan ke Kongres, yang dirilis pada hari Kamis (16/8), menyoroti kekuatan militer, ekonomi dan diplomatik China yang semakin meningkat dan bagaimana Beijing memanfaatkan ini untuk secara cepat membangun jejak internasional dan membangun dominasi regional.


Dalam kasus kekuatan udara China, laporan itu menyatakan bahwa pesawat pengebom China mengembangkan kemampuan untuk mencapai target sejauh mungkin dari China.

"Selama tiga tahun terakhir, PLA (Tentara Pembebasan Rakyat) telah dengan cepat memperluas wilayah operasi pembom overwater-nya, mendapatkan pengalaman di daerah maritim yang kritis dan kemungkinan pelatihan untuk serangan terhadap AS dan target sekutu," begitu bunyi dokumen mencatat bagaimana China mendorong operasinya ke Pasifik, seperti dimuat Channel News Asia.

Diketahui bahwa pada bulan Agustus 2017, enam pesawat pembom Cina H-6K terbang melalui Selat Miyako di barat daya pulau-pulau Jepang, dan kemudian untuk pertama kalinya berbelok ke utara untuk terbang ke timur Okinawa, di mana 47.000 tentara AS bermarkas.

"(PLA dapat menunjukkan) kemampuan untuk menyerang pasukan AS dan sekutu serta pangkalan militer di Samudra Pasifik barat, termasuk Guam," kata laporan itu. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya