Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Anggaran Membengkak, Trump Tunda Parade Militer

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 11:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan untuk menunda parade militer yang semula direncanakan untuk digelar akhir tahun ini hingga setidaknya tahun 2019.

"Departemen Pertahanan dan Gedung Putih telah merencanakan sebuah parade untuk menghormati para veteran militer Amerika dan memperingati seratus tahun Perang Dunia I," kata juru bicara Pentagon Kolonel Rob Manning dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Channel News Asia.

"Kami awalnya menargetkan 10 November 2018 untuk acara ini tetapi sekarang telah sepakat untuk mencari peluang pada 2019," tambahnya.


Keputusn ini dikeluarkan menyusul adanya laporan bahwa biayanya telah melonjak hingga lebih dari 90 juta dolar AS.

Parade militer mulanya direncanakan untuk akhir pekan Hari Veteran, dan diharapkan untuk menyertakan pertunjukan besar kekuatan udara.

Permintaan untuk acara itu muncul setelah Trump terkesan oleh parade Hari Bastille Perancis yang diterima dengan gembar-gembor besar oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada bulan Juli 2017.

Media AS dengan cepat menyoroti bagaimana biaya membengkak berdiri kontras dengan kekhawatirannya tentang biaya melakukan latihan militer bersama dengan Korea Selatan.

"Kami akan menghentikan permainan perang, yang akan menyelamatkan kami sejumlah besar uang," kata Trump pada Juni setelah bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Kemudian muncul bahwa latihan menghabiskan biaya sekitar 14 juta dolar AS, sebagian kecil dari harga parade militer.

Amerika Serikat biasanya mengadakan parade militer untuk menandai berakhirnya konflik, seperti pada 1991 ketika presiden George HW Bush mengadakan Parade Kemenangan Nasional di Washington untuk merayakan akhir Perang Teluk pertama. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya