Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Jejaring Alumni Luar Negeri Jadi Kado HUT Kemerdekaan RI Ke-73

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 09:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah alumni pelajar Indonesia yang kembali ke tanah air menginisiasi beridirinya Jejaring Alumni Luar Negeri (JALAR) pada hari ini (Jumat, 17/8) tepat di tengah malam tadi, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73.

Bertempat di sebuah gedung di Jalan Majapahit Jakarta, JALAR didirikan karena beberapa alumni pelajar Indonesia yang sudah kembali ke tanah air merasa terpanggil untuk memperkuat sinergi antara alumni dari luar negeri untuk mengakselerasi Indonesia menjadi bangsa yg rukun, unggul dan berdaya saing di berbagai bidang.

Para alumni pelajar ini berani memutuskan kembali ke Indonesia untuk ikut membangun bangsa dengan karya di bidangnya masing-masing. Para alumni pelajar luar negeri ini memiliki pengalaman, keahlian, dan jaringan baik dalam maupun luar negeri yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa. Hal ini penting karena konteks masalah saat ini yang dihadapi bangsa tidak hanya memiliki nuansa nasional tapi juga internasional.


JALAR diinisiasi oleh para alumni luar negeri yang merupakan tokoh dan pimpinan PPI mancanegara ketika menjalani pendidikan di luar negeri antara lain di Belanda, Jerman, Malaysia, Italia, Inggris, dan Jepang. Para inisiator ini telah berkarya di berbagai bidang antara lain kemaritiman, pembangunan berkelanjutan, minyak dan gas, energi terbarukan, teknologi informasi, sosial politik, dan kesetaraan gender.

Ke depannya JALAR akan  membangun konsolidasi dengan puluhan ribu alumni pelajar Indonesia dari negara lain dan berbagai bidang untuk saling berbagi, melihat problem riil yang dihadapi, mencari dan menjalani solusinya bersama, mentransformasikan pengetahuan dari luar negeri dalam konteks lokal.

"JALAR berdiri atas adanya kesadaran untuk memperkuat sinergi alumni pelajar Indonesia yang sudah kembali ke tanah air untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan dan persembahan kami sebagai kado ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73," tutur salah satu inisiator JALAR, Achmad Adhitya, PhD.

"Kami akan mempersiapkan dialog untuk bangsa dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di berbagai bidang untuk menghadapi persaingan global," sambungnya seperti keterangan yang diterima redaksi. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya