Berita

Dunia

22 Anak Tewas Tenggelam Di Sudan Dalam Perjalanan Ke Sekolah

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 14:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sedikitnya 22 anak telah tewas tenggelam di Sudan ketika kapal mereka tenggelam di sungai Nil di tengah perjalanan mereka ke sekolah pekan ini.

Dalam insiden itu, seorang wanita juga meninggal ketika kapal itu jatuh sekitar 750 km utara ibukota, Khartoum, dengan lebih dari 40 anak di dalamnya.

Kecelakaan itu terjadi ketika mesin kapal rusak akibat hujan lebat dan angin di distrik Beheir di negara Sungai Nil.


Pasukan pertahanan sipil setempat menyusuri sungai Nil untuk mayat para korban.

Untuk diketahui, penduduk desa di wilayah tersebut memang bergantung pada perahu kayu untuk menyeberangi Sungai Nil.

Seorang saksi mengatakan kepada kantor berita AFP melalui telepon bahwa perahu telah menyeberangi sungai melawan arus.

Sebelumnya pada Rabu, pemerintah Sudan memerintahkan penutupan sekolah-sekolah di Khartoum di tengah hujan deras dan angin yang menghancurkan ratusan rumah di beberapa provinsi, termasuk Darfur Utara dan Kordofan Utara.

Hampir 40 orang tewas akibat hujan deras sejak pekan lalu, termasuk 10 di Khartoum. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya