Berita

Lokasi runtuhnya jembatan layang/BBC

Dunia

Jembatan Layang Runtuh, PM Italia Umumkan 12 Bulan Keadaan Darurat

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 06:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte mengumumkan keadaan darurat selama 12 bulan ke depan di wilayah Liguria. Pengumuman ini dibuat sebagai tanggapan atas permintaan pemerintah daerah menyusul insiden runtuhnya jembatan kendaraan di Genoa awal pekan ini.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 39 orang tewas ketika jembatan Morandi di Liguria runtuh. Pada saat itu, puluhan kendaraan jatuh dari ketinggian 45 meter dan menyebabkan banyak orang terjebak di bawah reruntuhan jembatan dan juga di dalam kendaraan.

Belum jelas apa penyebab runtuhnya jembatan tersebut. Tetapi ada kritik keras dari perusahaan swasta yang bertanggung jawab untuk mengoperasikan jembatan.


Sejak saat itu, lebih dari 400 orang telah dievakuasi dari daerah itu.

Giovanni Toti, gubernur Liguria, telah meminta pemerintah di Roma untuk mengumumkan keadaan darurat di kawasan itu.

Setelah pertemuan kabinet yang diadakan di kota Genoa, Perdana Menteri Conte menetapkan keadaan darurat.

"Kami menyetujui permintaannya untuk menyatakan keadaan darurat di Ligura selama 12 bulan karena kejadian kemarin pagi dan kami memutuskan untuk melepaskan lima juta euro juta dari dana darurat nasional untuk kebutuhan mendesak," tegasnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya