Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Jika Ijtima Jilid II Salah Ambil Putusan, Wibawa Ulama Bisa Merosot

MINGGU, 12 AGUSTUS 2018 | 02:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hasil Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama yang merekomendasikan dua nama calon wakil presiden untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto gagal dalam koalisi keumatan.

Koalisi ini tak berhasil membawa pendakwah Ustaz Abdul Somad dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie yang direkomendasikan Ulama sebagai cawapres. Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS mengusung Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai pasangan Prabowo.

“Ijtima Ulama Jilid I memutuskan mendukung Prabowo sebagai presiden dan salah satu dari dua ulama sebagai wakilnya. Tetapi keputusan itu tidak ditaati,” jelas Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/8).


Sementara di satu sisi, sambung Yusril, calon presiden (capres) petahana Joko Widodo justru menggandeng ulama yang kini menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin.

Dia berharap Ijtima GNPF Ulama jilid II yang telah diserukan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab bisa segera digelar dan menjawab berbagai pertanyaan itu.

Bagi Yusril, Ijtima jilid II akan dilematis bagi pada ulama yang ikut bermusyarah. Sebab, para ulama membutuhkan rujukan nash syar’i yang menjadi dasar memberikan legitimasi kepada Prabowo yang telah memutuskan memilih bukan ulama menjadi cawapres.

“Salah-salam mengambil keputusan bisa menyebabkan merosotnya wibawa ulama di mata umat,” tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya