Berita

Jokowi-Maruf Amin/Net

Politik

Yusril: Siapa Berani Bilang Kiai Ma’ruf Bukan Ulama?

MINGGU, 12 AGUSTUS 2018 | 01:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Bulan Bintang (PBB) belum menentukan sikap di Pilpres 2019 mendatang. Sebagai partai Islam, PBB akan menuruti perintah ulama dalam mengambil keputusan.

Namun demikian, hasil ijtima yang dilakukan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (Ulama) beberapa minggu lalu ternyata tidak dilakukan oleh partai-partai yang berada dalam koalisi keumatan, yakni Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN.

Koalisi ini tidak menggubris rekomendasi dua cawapres yang diajukan ulama, yakni pendakwah Ustaz Abdul Somad dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie. Koalisi justru menunjuk kader Gerindra yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.


Sementara di kubu sebelah, capres petahana Joko Widodo yang tidak dikomando ulama manapun, justri memilih seorang ulama. Jokowi memilih
Ketua Majelis Ulama Indonesia dan Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin.

Hal ini yang kemudian membuat PBB masih di tengah dan belum menentukan sikap.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menilai bahwa pihaknya kesulitan untuk menyangkal keulamaan yang disandang Kiai Ma’ruf. Yusril yakin semua umat Islam sepakat bahwa Kiai Ma’ruf merupakan ulama.

“Siapa di antara umat Islam Indonesia yang berani mengatakan bahwa Kiai Ma’ruf Amin bukan ulama?” tanyanya, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (11/8).

Atas alasan itu, Yusril meminta agar Ijtima Ulama jilid II yang telah diserukan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab memberi kejelasan tentang posisi keulamaan Ma’ruf Amin dan sikap yang harus diambil oleh umat.

“Kami, PBB manut kepada para ulama,” tukas pakar hukum tata negara itu. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya