Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Yusril: Yang Berkhianat Pada Ulama Di Pilpres Itu Siapa?

MINGGU, 12 AGUSTUS 2018 | 00:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap Partai Bulan Bintang (PBB) yang masih berada di posisi netral dalam Pilpres 2019 bukan berarti tidak nurut dengan ulama.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra justru menyebut bahwa sikap itu diambil karena PBB manut dengan ulama, yang tiga minggu lalu menggelar ijtima di Hotel Peninsula, Jakarta.  

“Lha, kami ini Partai Islam. Kalau tidak manut sama ulama, manut sama siapa lagi? Masa kami manut sama orang yang teriak-teriak di medsos yang tdk jelas juntrungannya,” kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/8).


Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama telah merekomendasikan dua nama calon wakil presiden untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Kedua nama itu adalah pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim segaf Al Jufrie.

Namun, partai-partai yang bergabung dalam koalisi keumatan justru tidak menggubris ijtima tersebut. Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN justru memilih seorang saudagar kaya raya yang sedang menjabat Wagub DKI, Sandiaga Uno.

“Karena yang dipilih bukan ulama, ya PBB nunggu dulu, nunggu bagaimana petunjuk ulama yang berijtima di Hotel Peninsula itu. Kan mereka yang memutuskan,” imbuh Yusril.

Pakar hukum tata negara itu juga merasa kesal dengan kelompok-kelompok yang menyayangkan PBB netral di Pilpres 2019 dan tidak mengumumkan dukungan ke Prabowo-Sandi.

Bagi Yusril, PBB taat dan satu komando dengan ulama. Ketika pendapat ulama tidak dituruti, maka PBB tidak akan berkhianat.

“Malah ada yang menuduh saya mengkhianati komando para ulama. Lha, yang berkhianat tidak memilih pendamping Prabowo adalah seorang ulama, itu siapa? Memang saya?” tanya Yusril. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya