Berita

Foto: Net

Politik

Survei LIPI: KPK, TNI, Dan Presiden Lembaga Demokrasi Berkinerja Baik

SABTU, 11 AGUSTUS 2018 | 03:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kinerja yang ditunjukkan Presiden Joko Widodo selama ini ternyata mendapat apresiasi dari masyarakat.

Setidaknya, berdasarkan survei yang dirilis Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) presiden bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi lembaga demokrasi berkinerja baik.

Dalam survei bertajuk ‘Pemetaan Kondisi Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, dan Keamanan Menjelang Pemilu Serentak 2019” itu, sebanyak 79,31 responden menilai presiden berkinerja baik.


“Sementara KPK tertinggi dengan 92,41 persen dan TNI 80,69 persen,” jelas peneliti pusat penelitian politik LIPI Esty Ekawati dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/8).

Koordinator Tim Survei Ahli juga menjabarkan bahwa DPR, Polri, dan partai politik terpilih sebagai lembaga yang berkinerja paling buruk. Hanya 23,45 responden yang menilai DPR sebagai lembaga berkinerja baik.

“Sementara Polri dan Parpol masing-masing 13,10 persen,” tukasnya.

Survei ini menggunakan teknik non-probability sampling (purposive sampling). Survei yang digelar pada bulan April hingga Juli itu tidak dimaksudkan untuk melakukan sebuah inferensi (generalisasi).

Survei melibatkan ahli sebanyak 145 responden. Sampel ahli dipilih berdasarkan pertimbangan/kriteria tertentu. Kriteria pemilihan berdasarkan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dilakukan di 11 provinsi, yakni Sumatera Barat, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Bali, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya