Berita

Foto/Ist

Politik

Kiai Mustofa: MDHW Tulus Dukung Duet Jokowi-Ma'ruf Amin

JUMAT, 10 AGUSTUS 2018 | 18:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kehadiran duet Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 membawa kebahagian tersendiri bagi Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW). Pasangan tersebut merupakan bagian dari keluarga besar majelis yang kerap menjadi penyelenggara dzikir akbar di Istana Negara.

Ketua Umum PB MDHW KH Mustofa Aqil Siradj mengatakan, Jokowi merupakan Ketua Dewan Pembina PB MDHW, sementara Kiai Ma'ruf merupakan Ketua Dewan Penasehat PB MDHW.

"Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf adalah inisiator lahirnya majelis dzikir ini," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (10/8).


Adik kandung Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj itu menjelaskan, Jokowi dan Maruf kerap bertemu dan mendiskusikan beragam permasalahan bangsa, utamanya masalah tentang umat.

"Akhirnya tercetuslah membentuk MDHW. Jadi MDHW ini bukan seperti majelis wirid pada umumnya. MDHW diharapkan dijadikan wadah memecahkan segala persoalan kebangsaan," jelas Kiai Mustofa.

Atas alasan itu, Kiai Mustofa menegaskan bahwa MDHW akan tulus mendukung perjalanan duet yang diusung 9 partai politik ini agar lancar melenggang di Pilpres 2019.

Dukungan itu telah dimulai dengan keikutsertaan MDHW mengantar pasangan Jokowi-Kiai Maruf mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Senada dengan itu, Sekjen PB MDHW Hery Haryanto Azumi menegaskan bahwa MDHW memiliki tanggung jawab moral menjadikan Jokowi-Maruf Amin pemimpin bangsa, karena keduanya adalah bagan dari keluarga besar.

Dia pun memastikan bahwa dukungan yang diberikan MDHW tidak akan kalah besar ketimbang parpol pendukung Jokowi.

"Dukungan MDHW juga tulus, tanpa proses negosiasi politik apapun," tukasnya. [fiq]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya