Berita

Politik

@ratu_adil: Yang Benar, Sandi Bayari PAN-PKS Rp 500 M Untuk Jadi Gubernur

RABU, 08 AGUSTUS 2018 | 23:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kabar Prabowo Subianto maju bersama Sandiaga Uno di Pilpres 2019 jadi perbincangan di dunia maya. Ada yang menyebutnya sebagai keputusan ngawur. Prabowo dan Sandiaga sama-sama Gerindra. Prabowo menjabat ketua umum, Sandi wakil ketua umum.

"Wah ngawur jika Pak pilih @Sandiuno, ini mah namanya maju pilpres untuk kalah. Yang bena saja, belajar analisanya dimana ini team @Gerindra," kicau Ferry Koto di akun @ferrykoto, Rabu (8/8) malam.

Menurut dia Sandiaga tidak ada apa-apanya jika pada Pilkada DKI bukan Anies Baswedan yang jadi calon gubernurnya. Itu pun keduanya menang karena didukung ulama.


"Tapi rasanya ndak mungkinlah @sandiuno, wong dia juga @Gerindra, mana cukup kursi @Gerindra tanpa koalisi dengan partai lain," kicau @ferrykotto.

Prabowo disebut lebih mementingkan Sandiaga Uno sebagai pendamping karena memiliki kemampuan finansial untuk menutupi mahar yang diminta dua partai anggota koalisi lainnya. Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut Sandiaga Uno dipilih jadi cawapres Prabowo karena menyetor Rp 500 miliar ke PAN dan PKS.

"PD: Sandi bayar PAN-PKS Rp 500 M untuk jadi cawapres Prabowo. Tidak begitu cara bacanya, tetapi.. Sandi bayari PAN-PKS modal awal An Nur (Anies Nurmantyo) Rp 500 M. Sandi gubernur DKI deh," kicau @ratu_adil.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya