Berita

Politik

Mantan Relawan Minta Polisi Berani Tangkap Jokowi

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 10:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seruan Presiden Joko Widodo dalam rapat umum relawan di Sentul kemarin (Sabtu, 4/8) agar pendukungnya tidak takut berkelahi disesalkan banyak kalangan, termasuk mantan relawan yang kini balik kanan melawan.

“Pernyataan itu sungguh memalukan. Ini adalah provokasi. Bila dibiarkan akan terjadi pertumpahan darah sesama anak negeri dalam pesta demokrasi Pemilihan Presiden 2019,” kata Amirullah Hidayat Kordinator Komunitas Relawan Sadar Indonesia (KORSA), Minggu pagi (5/8).

“Oleh karena itu pihak Kepolisian harus segera memeriksa dan memenjarakan Jokowi,” sambungnya.


Pernyataan yang disampaikan Jokowi tidak bisa dilihat sebagai persoalan kecil karena disampaikan oleh seorang kepala negara dan kepala pemerintahan.

“Setiap warga negara sama di mata hukum,” katanya lagi menambahkan.

Dia juga mengingatkan agar Polri tidak cepat bertindak apabila menghadapi kelompok yang bertentangan dengan penguasa.

“Kepolisian selaku penegak hukum harus berdiri di atas semua pihak secara adil. Apalagi yang menggaji polisi adalah rakyat bukan seorang presiden,” masih kata kader muda Muhammadiyah ini.

Saat ini saja, sambungnya, tanpa seruan Jokowi selaku presiden, sudah banyak peristiwa tekanan dan arogansi  yang dilakukan kelompok pendukung Jokowi. Misalnya, kasus terbaru pengepungan Neno Warisman di Bandara Hang Nadim Batam pekan lalu. [dem]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya