Berita

Dahlan Iskan/Net

Dahlan Iskan

Muncul Capres Harapan Si Walikota

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 | 05:00 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

BEGITU banyak yang tidak suka Donald Trump. Tapi sampai hari ini belum ada calon kuat untuk menyainginya. Dari Partai Demokrat masih mengutak-atik nama lama Bernie Sanders. Yang kalah di babak penyisihan partai. Dikalahkan Hillary Clinton.

Hillary sendiri sudah terlalu tua untuk maju lagi. Bernie pun sebenarnya juga sudah terllau tua: penampilannya. Dari Partai Republik juga belum ada alternatif. Masih wajah-wajah lama. Pesaing kuat Trump adalah John McCain. Tapi tidak mungkin lagi terkena kanker.
Baru kemarin ada darah muda. Yang mulai terlihat mau maju. Menjadi pesaing Trump. Yang di Pemilu nanti sudah berumur 76 tahun.

Si darah muda ini baru berumur 47 tahun. Gagah. Cerdas. Berprestasi. Namanya Eric Garcetti. Jabatan sekarang Walikota Los Angeles. Pendidikan Columbia University New York, Oxford University (Inggris), London School of Economic (London). Spesialisasi keilmuan: politik dan kesukuan.

Si darah muda ini baru berumur 47 tahun. Gagah. Cerdas. Berprestasi. Namanya Eric Garcetti. Jabatan sekarang Walikota Los Angeles. Pendidikan Columbia University New York, Oxford University (Inggris), London School of Economic (London). Spesialisasi keilmuan: politik dan kesukuan.

Namanya sangat populer saat ini. Dengan mudah Eric terpilih untuk kedua kalinya. Los Angeles adalah kota yang amat besar. Multi kultural.

Salah satu yang membuatnya populer adalah keberaniannya melawan program Trump. "Kalau perang dagang dengan Tiongkok ini diteruskan 250.000 orang Los Angeles kehilangan pekerjaan," katanya.
Sekarang saja, katanya, pekerjaan di pelabuhan sudah turun 18 persen. Bisnis real estate juga akan terpengaruh. Harga besi dan alumunium sudah naik.

Los Angeles letaknya memang di seberang Shanghai. Demikian juga San Fransisco. Dua kota besar ini akan sangat terganggu. Maka Eric sudah bertekad nyapres. Tentu harus menang dulu di babak penyisihan Partai Demokrat.

Eric keturunan Italia-Mexico. Generasi ketiga di Amerika. Kakeknya pejuang Mexico. Saat Los Angeles dan San Fransisco belum dijual ke Amerika. Kakeknya itu dihukum gantung. Sebagai konsekwensi kepejuangannya. Istrinya, Amy Elaine dari pantai timur Rhode Island. Yang dulu sama-sama kuliah di Oxford.

Sang istri juga sangat cerdas. Aktivis, perancang strategi politik, phli dalam ilmu kebijakan publik. Dalam hal intelektualitas suami-istri ini mirip Bill Clinton-Hillary. Bahkan lebih.

Amy menjadi pembela untuk hak-hak anak dan aktivis anti kekerasan rumah tangga. Minggu ini Eric ada di Hongkong. Bersama delegasi besar pengusaha Los Angeles.

Dalam pidato-pidatonya di Hongkong Eric banyak dapat tepuk tangan. Kata-katanya penuh sindiran untuk Trump.

"Uang itu akan terus mengalir. Biar pun orang itu membangun tembok," kata Eric menyindir proyek tembok yang akan dibangun Trump di perbatasan Mexico.

Demokrasi selalu memberi harapan. Bagi yang dadanya sesak melihat Trump masih bisa melihat Eric. Dari kejauhan. [***]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya