Berita

Foto/Ist

Bisnis

Dukung Peningkatan Ekspor Domba, JAS Dan AP I Bersinergi

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 17:43 WIB | LAPORAN:

Pemerintah berupaya meningkatkan ekspor berbagai komoditas strategis pertanian termasuk komoditas peternakan.

Upaya pemerintah tersebut sejalan dengan langkah JAS Airport Services yang sukses menangani pengiriman perdana ternak domba potong

Ternak domba potong tersebut diekspor PT Inkopmar Cahaya Buana ke negara Malaysia dari Instalasi Karantina Hewan Tendes, Surabaya, Rabu (1/8).


Muhammad Fachrul selaku station manager cabang Surabaya menjelaskan kesuksesan JAS dalam menangani ekspor ternak ke Malaysia tidak terjadi begitu saja, melainkan mendapat dukungan penuh dari Angkasa Pura 1.

"Bersama dengan JAS, AP I turut dalam koordinasi, pengawalan, serta menfasilitasi proses acceptance agar lebih cepat prosesnya," ujar Fachrul dalam keterangan tertulis, Rabu (1/8).

Fachrul menambahkan pihaknya telah mengirim domba jantan sebanyak 1,093 Ekor, kambing seberat 34,404 ton yang diperuntukkan sebagai ternak potong. Setiap bulannya Malaysia membutuhkan 5.000 ekor domba atau 60.000 ekor per tahun.

Ternak domba ini, sambung Fachrul, diangkut pesawat MAS kargo dari Bandara internasional Djuanda, dengan ground handling JAS Airport Services.

"JAS Airport Services menuntaskan penanganan seluruh proses ekspor mulai dari mengatur kandang, menimbang kandang dan domba, serta pengurusan dokumennya," ujar Fachrul.

Lebih lanjut Fachrul menjelaskan tahapan penanganan ekspor kambing yang dilakukan JAS Airport Services. Pertama sehari sebelum keberangkatan, dilakukan proses netting (merajut) kandang dengan net dan strapping ke pallet agar kondisi kandang lebih kuat.

"Pada proses acceptance, alat angkut kargo (hi-loader) disediakan untuk membantu mempercepat proses memasukkan kambing ke dalam kandang yang telah dirajut," ujarnya.

Selanuutnya menimbang berat kambing beserta kandangnya dan memastikan pintu kandang terkunci dan aman untuk pergeraka atau loading pallet ke pesawat.

"Terakhir menempatkan kambing di area yang teduh agar kambing tidak kepanasan dan stress," tutup Fachrul. [fiq]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya