Eko Sulistyo dan anak-anak muda/Dok
Eko Sulistyo dan anak-anak muda/Dok
Masyarakat yang aktif membaur satu sama lain, dapat mendeteksi dan mengetahui kegiatan setiap individu dalam suatu kelompok masyarakat. Hal ini pada gilirannya dapat mengantisipasi kemungkinan terjadinya atau menyebarnya paham-paham radikalisme yang berujung terorisme di tengah masyarakat.
"Terorisme tidak mengenal agama. Aksi-aksi mereka telah merenggut banyak korban. Korban terorisme itu adalah orang-orang yang tidak bersalah. Film ini sangat baik menggambarkan realitas mereka yang jadi korban kebiadan aksi terorisme. Kita semua bisa berperan untuk mencegah," kata Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo di sela-sela nonton bareng Film 22 menit di Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa petang (31/7).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15