Berita

Marc Marquez/Net

Olahraga

Marquez Enjoy Lorenzo Join Honda

MotoGP
SELASA, 31 JULI 2018 | 09:58 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Marc Marquez mengaku enggan menggunakan tembok pemisah ketika Jorge Lorenzo bergabung dengan tim Honda pada musim balap tahun depan.

Isu tembok pemisah dalam satu tim pernah terjadi dan mengemuka ketika Lorenzo berada satu tim dengan Valentino Rossi di Yamaha pada musim balap 2008.

Ketika itu Rossi menciptakan pemisah untuk mencegah Lorenzo mencontek cara latihan dan setelan mesin yang digunakan. "Saya rasa itu adalah hal psikologis, saya tidak akan melakukannya. Anda dapat meraih gelar juara seban­yak mungkin, tapi jika Lorenzo menang tahun depan maka dia akan menjadi pebalap utama," kata Marquez dikutip tuttomotoriweb.


Juara bertahan MotoGP itu mengaku tidak memper­masalahkan perubahan komposisi pebalap tim Honda sejak kali pertama mengetahui kepindahan Lorenzo untuk musim 2019. "Saya tidak boleh takut terhadap orang lain. Saya tahu ini adalah pilihan Honda, mereka menginformasikannya dan saya tidak bermasalah," ucap Marquez. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya