Berita

Foto/Net

Nusantara

Asosiasi Pedagang Tradisional Apresiasi Anies-Sandi Revitalisasi Pasar Senen

SELASA, 31 JULI 2018 | 00:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Langkah Pemprov DKI merevitalisasi Blok VI Pasar Senen yang kondisinya nyaris roboh diapresiasi. Dengan begitu, pedagang tidak lagi khawatir saat berjualan.

"Saya tentu sangat apresiasi terhadap Pemda DKI di bawah kepemimpinan Pak Anies dan Pak Sandi ini, karena biar bagaimanapun pembangunan Pasar Senen Blok VI dapat terlaksana," ungkap Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional DKI, Warson Aritonang, Senin (30/7).

Menurut Warson Aritonang, kondisi Pasar Senen Blok VI yang memprihatinkan dengan kondisi nyaris ambruk, sebelumnya telah lama dibiarkan tanpa ada perhatian baik dari PD Pasar Jaya, maupun Pemprov DKI sendiri.


"Sebelum tahap pembangunan, saat ini pedagang sudah direlokasi ke TPS (tempat penampungan sementara). Karena sifatnya sementara jadi memang agak sempit, jadi pedagang diharap dapat bersabar untuk menjadi lebih baik," jelasnya.

Proyek revitalisasi Pasar Senen Blok VI, mulai dikerjakan PD Pasar Jaya dengan lebih dulu membuat TPS untuk para pedagangnya. Sesuai dengan jumlah pedagang di Pasar Senen Blok VI, yang ada juga PD Pasar Jaya pun menyiapkan jumlah kios di 2 TPS tersebut.

Sementara itu, Humas PD Pasar Jaya, Amanda Gita Dinanjar, mengatakan untuk pembangunan fisik kemungkinan akan dilakukan pada tahun 2019.

"Karena saat ini baru selesai relokasi pedagang, untuk kemudian finalisasi data tempat usaha," ujarnya singkat. [dem]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya