Berita

Foto/Net

Politik

Prabowo: Hati-hati, Negara Dan Elite Kita Sedang Sakit!

MINGGU, 29 JULI 2018 | 21:18 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dalam pidatonya di peresmian sekretariat Roemah Djoeang kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk dapat berhati-hati dengan kondisi negara dan juga elite politik yang dinilainya sedang dalam kondisi sakit.

"Kita meraskan negara kita sedang sakit namun ada sebagian elite kita yang merasa tidak sakit," ujar Prabowo Subianto di Jalan Wijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (29/7).

Menurutnya, kondisi negara yang sedang tidak sehat tersebut justru dimanfaatkan oleh elite-elite yang menginginkan Indonesia semakin rusak.


"Dan yang saya duga adalah mereka justru menikmati keuntungan dari sakitnya bangsa Indonesia ini," imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penyebab sakitnya negara Indonesia ini tidak lain bersumber dari ekonomi negara yang sedang tidak baik pula.

"Kekayaan kita tidak ada di Indonesia lagi. Kekayaaan kita lari terus ke luar negeri. Semua segi bangsa kita rusak. Karena satu masalah yaitu korupsi. Penyakit korupsi terlalu banyak. Di Indonesia terlalu banyak (korupsi), terlalu parah," paparnya.

Menurutnya bila kondisi tersebut dibiarkan, lama kelamaan tidak akan ada tempat lagi bagi rakyat kecil untuk hidup sejahteran.

"Kalau ini dibiarkan terus tidak ada sisa untuk rakyat. Obat juga tidak ada, kesempatan bekerja tidak ada, lapangan kerja tidak ada, karena kredit semua mengalirnya kepada orang kaya. Yang kaya dibikin kaya lagi," pungkasnya. [fiq]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya