Berita

Selvi dan Mario Lawalata/INASGOC

Olahraga

Di Sulsel, Tiga Kapal Pinisi Kawal Obor Asian Games 2018

MINGGU, 29 JULI 2018 | 06:45 WIB | LAPORAN:

Artis Mario Lawalata menjadi salah satu peserta parade Obor Api (Torch Relay) Asian Games 2018 di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu malam (28/7).

Obor tersebut dibawa secara estafet di sejumlah titik Bulukumba sebelum api di-relay (dipindahkan) dari atas kapal pinisi menuju tempat wisata Pantai Bira.

"Suatu kehormatan besar Sulsel ditunjuk sebagai salah satu titik pawai obor Asian Games," kata Bupati Bulukumba, AM Sukri A. Sappewali dalam keterangan persnya.


Sukri menjelaskan, api Asian Games itu terlambat dua jam ketibaan dari jadwal semula di Bulukumba. Rombongan INASGOC dan Pemprov Sulsel baru tiba di pelataran Masjid Islamic Center Dato Tiro, Bulukumba pukul 15.00 WITA.

Seremoni penyerahan Api Asian Games masih dalam bentuk Tinder Box dilakukan simbolis dari pihak Pemprov ke Bupati Bulukumba, Sukri. Lalu, Sukri mengambil api tersebut menggunakan obor dan menyerahkan kepada atlet pembawa obor.

Obor api kemudian diarak oleh pelari dari Masjid Islamic Center sampai ke pertigaan SMAN 1 Bulukumba. Arak-arakan menempuh jarak sekitar 1,7 kilometer. Sebanyak 14 orang ditunjuk membawa obor api secara estafet.

Pembawa obor terdiri dari 10 atlet Bulukumba, seorang dari pihak sponsor (Telkomsel) dan tiga orang dari pihak INASGOC yaitu Mario Lawalata (artis), Minarti Timur (mantan pebulutangkis nasional) dan Rosiana Tendean (mantan pebulutangkis nasional).

Atlet pencak silat asal Bulukumba, Selvi dipercaya membawa obor melintasi pusat pelabuhan ikan (PPI) Tanah Beru, Bulukumba sebelum diserahkan ke Mario Lawalata.

Selanjutnya, Mario dan Selvi membawa obor menggunakan perahu karet menuju salah satu kapal pinisi.

"Ada tiga buah kapal Pinisi yang mengantar rombongan Torch Relay ke Pantai Bira. Pinisi dikawal dengan 45 kapal lainnya yang berbobot 25 sampai 45 GT," terang Sukri.

Dari tangan Mario, api obor dipindahkan ke obor Rosiana yang menunggu di pinisi lainnya. Setelah itu, api dibawa ke Pantai Tanjung Bira, pusat dari puncak acara seremoni parade Torch Relay Asian Games.

Berbagai acara disiapkan untuk mengisi acara puncak tersebut. Mulai dari tarian adat dan kolosal. Hingga penjemput dari komunitas mobil dan motor. Mereka menyesuaikan dengan formasi rombongan INASGOC.

"Sebanyak 10 ribu warga masyarakat tumpah ruah di pinggir jalan untuk menyaksikan kirab Api Asian Games. Ini salah satu peristiwa langka yang menjadi kebanggaan warga Bulukumba. Diharapkan dapat memicu semangat olahraga di Bulukumba. Apalagi ini untuk kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah 56 tahun lalu," ungkap Sukri.

Seperti diketahui, Asian Games tahun 2018 ini adalah yang kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah. Tepatnya, sejak 56 tahun silam, ketika Soekarno masih jabat Presiden tahun 1962.

Menurut Sukri, momentum tersebut dapat mencuri perhatian dunia dengan menampilkan identitas Bulukumba. Dalam hal ini Pinisi dan budaya lainnya.

Artinya, even Torch Relay Asian Games 2018 ini menjadi kesempatan Bulukumba untuk mempromosikan wisata di daerahnya. Khususnya, dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). [wid]


Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya