Berita

Foto/Ist

Bisnis

Jasamarga Properti Garap Rest Area Baru Di Luar Jawa

KAMIS, 26 JULI 2018 | 17:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setelah sukses mengembangkan 5 lokasi rest area, menyiapkan 14 rest area dan mengawasi 34 rest area di Pulau Jawa, PT Jasamarga Properti kini fokus mengembangkan rest area di luar pulau Jawa.

Anak Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk ini berencana akan menggarap 6 rest area baru, yakni 2 titik  lokasi di jalan tol Medan-Kualanamu, 2 titik lokasi di jalan tol Balikpapan-Samarinda dan juga 2 titik lokasi di jalan tol Manado-Bitung.

"Untuk pengelolaan 6 rest area baru tersebut, sudah disampaikan ke induk serta perusahaan pengelola jalan tol tersebut. Kami juga telah menyampaikan konsep dan program-program apa saja yang dilakukan, termasuk menyiapkan pelayanan mininimum di 6 rest area tersebut," kata GM Marketing dan Sales PT Jasamarga Properti,  Imad Zaky Mubarak dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/7).


Menurut Zaky, pengembangan rest area di luar pulau Jawa itu dilakukan agar pengguna jalan tol di Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan juga dapat menikmati fasilitas lengkap di rest area.

Lebih lanjut  Zaky mengemukakan, pada tahun ini pihaknya sedang membangun 14 rest area. Nantinya rest area tersebut akan disewakan kepada tenant dan menjadi recurring income untuk perseroan.

Menurutnya, 14 rest area tersebut dibangun di sepanjang jalur Trans Jawa yakni Batang- Semarang- Solo-Ngawi-Madiun-Gresik-Pasuruan.

Inovasi Teknologi

PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus melakukan inovasi teknologi dan management traffic secara konsisten untuk kelancaran, kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Jasa Marga, Kushartanto Koeswiranto mengatakan,  pihaknya selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada pengguna jalan tol

Terkait hal ini, kata Kushartanto, Jasa Marga melakukan persiapan dan inovasi-inovasi teknologi dari berbagai lini, seperti pelayanan transaksi, lalu lintas, informasi, kesiapan jalur fungsional serta pengaturan di rest area.

Pada Lebaran lalu, lanjut Kushartanto, Jasa Marga menerapkan sistem manajemen `rest area`, salah satunya adalah `rest area monitoring` yang merupakan terobosan baru sebagai sebuah sistem yang dapat mengawasi seluruh wilayah `rest area`.

Zaky menambahkan, CCTV counting dan klasifikasi kendaraan ditempatkan pada akses masuk dan keluar rest area, kemudian akan ditampilkan di variable message sign (VMS) atau layar display pada akses masuk rest area untuk diketahui pengendara.

"Petunjuk ini juga dapat memberikan pilihan kepada pengguna jalan untuk memilih rest area yang akan disinggahi, dengan melihat kapasitas parkir yang tersedia," katanya.

Dengan sistem rest area monitoring tersebut, jumlah kendaraan akan terpantau, arus lalu lintas di dalam rest area dapat terdistribusikan dengan baik dan tidak menimbulkan kepadatan kendaraan, sehingga pada akhirnya berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di jalan tol.

Kedepannya, Jasa Marga akan mengembangkan fitur rest area monitoring dengan deteksi kendaraan yang masuk dan berapa lama kendaraan parkir, dan memberikan pemberitahuan berupa alarm untuk mengingatkan ketika kendaraan tersebut sudah terlalu lama parkir.

"Pengendara juga bisa mendeteksi perkiraan kepadatan kendaraan di dalam rest area," katanya.

Menurut Zaky, penerapan sistem rest area monitoring diterapkan secara berkelanjutan, terutama saat akhir pekan. "Semua itu demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan tol," papar Zaky. [fiq]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya