Berita

Foto/Net

Politik

Arus Bawah Butuh Kepastian Prabowo Cs Solid Lawan Jokowi

RABU, 25 JULI 2018 | 17:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Publikasi soliditas oposisi sangat penting mengingat gerakan #2019GantiPresiden makin menguat. Para ketua umum partai oposisi disarankan segera duduk bersama setelah partai politik pendukung Jokowi berkumpul di Istana Bogor.

"Arus bawah pendukung ganti presiden harus diberikan kepastian bahwa parpol oposisi juga solid menantang Jokowi di Pilpres 2019," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/7).

Gerindra yang bisa memelopori pertemuan. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bisa mengundang para ketua umum parpol oposisi untuk duduk bersama.


Di forum itulah bisa dibahas tentang nama-nama cawapres yang berpeluang untuk mendampingi Prabowo. Di forum tersebut juga para ketua umum parpol bisa memberikan kuasa kepada Prabowo untuk menunjuk sendiri cawapresnya dari daftar nama-nama cawapres yang sudah disepakati oleh para ketua umum parpol oposisi.

Langkah pertama menginventarisir nama cawapres misalnya AHY, Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, Ahmad Heryawan, dan lain-lain. Langkah kedua, para ketua umum parpol memberikan kuasa penuh Prabowo untuk memilih satu diantara figur-figur tersebut.

"Di luar teknis pemilihan cawapres sejatinya para pendukung ganti presiden ingin melihat soliditas parpol penantang Jokowi. Soliditas para parpol ini akan menambah semangat pergerakan di lapangan," demikian kata Sya'roni.[dem]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya