Berita

Foto/RMOL

Hukum

Kain Kiswah Suryadharma Ali Terjual Rp 450 Juta

RABU, 25 JULI 2018 | 14:02 WIB | LAPORAN:

Kain kiswah (penutup Ka’bah) milik mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali, terjual Rp 450 juta dalam acara lelang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kain hitam berukuran 80 cm x 59 cm itu terjual ke tangan pengusaha besi tua asal Madura, HR. Muhammad Jufri Saad.

Lembaga antirasuah membuka harga kain kiswah pada Rp 22.5 juta, setelah melewati lelang yang sengit akhirnya dapat dibawa Jupri pulang. Pria yang sudah mengikuti lelang sebayak tujuh kali ini mengatakan, kain kiswah yang didapatkannya akan disimpan dan menjadi barang koleksi.


"Selama ini kan sudah tahu kita ini kan seorang muslim bahwa itu adalah suatu ibaratnya koleksi yang terbaik karna tutupnya Ka’bah jadi kami keinginan untuk koleksi dirumah dan alhamdulillah dengan angka 450 juta, itu kalau kita nilai di Mekah itu lebih mahal dari pada harga yang ada di KPK ini," ujar Jufri di Gedung Penunjang KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/7)

Sebenarnya selain membeli kain kiswah, Jufri juga membeli tas kulit dan handphone. Ia juga mengaku akan membeli berapapun harga kain kiswah itu dijual, bahkan dengan harga Rp 2 miliar pun akan tetap dibelinya.

"Iya itu ( Rp 2 miliar) masih saya lawan, karena dia ngajuin Rp 440 juta kita naikin Rp 450 juta sudah stop ya sudah rejeki saya itu," katanya.

Jufri pun mengaku tidak akan menjual kain kiswah yang sudah dibelinya itu.

"Tidak, nggak ada dijual lagi insyaAllah untuk di rumah aja," tukasnya.

Dalam acara lelang ini, selain kiswah juga ikut dilelang handphone dengan berbagai merk, mobil, tanah, dan rumah. [fiq]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya