Berita

Foto Repro

Politik

SBY: Cawapres Untuk AHY Bukan Harga Mati

SELASA, 24 JULI 2018 | 21:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tidak ada paksaan dari Ketua Umum Partai Demokrat SBY, agar anaknya, Agus Yudhoyono, dipasangkan sebagai calon wakil presiden dalam pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan SBY usai pertemuan dengan Prabowo di kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa malam (24/7).

SBY menegaskan, tidak ada harga mati untuk posisi itu.


“Yang paling penting pasangan capres dan cawapres adalah pasangan yang paling baik, yang dipercaya rakyat dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi bangsa dan negara,” ujar SBY yang didampingi Prabowo.

Adapun AHY, ketika jumpa pers berlangsung, berdiri di belakang kedua ketua umum partai itu.

Prabowo membenarkan pernyataan SBY itu.

“AHY tidak ditawarkan sebagai cawapres. Tidak ada harga mati. Kita mencari nama yang terbaik,” katanya.

Prabowo mengatakan, tokoh yang dibutuhkan saat ini adalah tokoh yang capable. yang dapat berkomunikasi dengan generasi muda, karena pemilih, mayoritas adalah generasi di bawah 40 tahun.

“Kalau dalam pembicaraan nanti nama AHY termasuk yang dimunculkan, saya katakan why not,” sambungnya.

“Yang penting niat saya dan niat beliau mencari solusi terbaik bagi rakyat,” tambah Prabowo. [dem] 

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya