Berita

Politik

Jokowi Ungguli Prabowo, Sudirman Said Kuda Hitam

SENIN, 23 JULI 2018 | 16:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Tak sanggup merebut posisi Gubernur Jawa Tengah dari Ganjar Pranowo bukan akhir dari peruntungan Sudirman Said di pentas nasional. Begitu juga pemecatan yang dialami Sudirman dari jabatan Menteri ESDM oleh Presiden Jokowi.

Sudirman sosok potensial yang dapat menjadi alternatif bagi setiap calon presiden untuk menjadikannya sebagai calon wakil presiden.

Adalah Lembaga Kajian Bangsa (LKB) yang menyebut demikian. LKB melakukan penelitian integritas, kapasitas dan dukungan partai politik terhadap capres dan cawapres. Hasilnya, Sudirman Said merupakan tokoh yang memiliki skoring yang baik.


"Sudirman Said seperti sosok kuda hitam," kata Direktur LKB Milki Amirus Sholeh melalui surat elektronik, Senin (23/7).

Kajian didasarkan kepada analisis pemberitaan media dan jejak digital para capres dan cawapres. Disampaikan bahwa Sudirman memperoleh skor 23 dengan nilai integritas 8 (penilaian 1-10), kapasitas 8 dan dukungan parpol 7. Skoring Sudirman misalnya unggul dari Tuan Guru Bajang (TGB) yang hanya memperoleh skor 20. Nilai integritas TGB hanya 6, kapasitas 7, dan dukungan parpol 7.

Skor atas penilaian sosok Sudirman juga lebih bagus dari Mahfud MD yang disebut-sebut sudah diputuskan akan menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Berdasarkan kajian LKB, mantan Ketua MK itu memperoleh skor 21 dengan nilai integritas 6, kapasitas 8, dan dukungan parpol 7.

Milki mengatakan Sudirman memiliki intgeritas dan pengaruh kuat seperti saat mencalonkan diri di Pilgub Jateng 2018 lalu. Meski kalah dari, Sudirman bisa memperoleh 7,2 juta suara dari basis suara PDIP.

"Itu sudah jadi bekal jika dirinya layak jadi sosok alternatif yang bisa saja mendampingi Jokowi," imbuhnya Milki.

Dari hasil penelitian juga tergambar bahwa Jokowi dan Jusuf Kalla merupakan pasangan yang unggul berdasarkan penilaian kualitas. Sosok Jokowi memiliki kualitas baik lengkap dari variabel yang ada. Sedang JK sosok berpengalaman dengan artikulasi politik dan integritas yang mumpuni.

Jokowi mendapat skor 28 dengan integritas 9, kapasitas 9 dan dukungan parpol 10. JK memperoleh skor 26 dengan integritas 9, kapasitas 9 dan dukungan parpol 8.

Skor Jokowi dan JK unggul dari Prabowo Subianto yang oleh Gerindra, PKS dan PAN didaulat sebagai lawan tanding Jokowi di Pilpres 2019. Total skor Prabowo hanya 23 dengan integritas 7, kapasitas 8 dan dukungan parpol 9. Dengan demikian dipasangkan dengan siapapun, Jokowi lebih unggul daripada Prabowo.

"Jokowi-JK pasangan ideal karena sama-sama memiliki integritas yang memadai. Jika Jokowi dan JK berpasangan (kembali), ada kemungkinan elektabilitas mereka akan naik. Apalagi JK masih memiliki pengaruh kuat terhadap suara di wilayah Indonesia timur," tukas Milki.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya