Berita

Foto/Net

Politik

KPU Melayani Jangan Cuma Jargon

SENIN, 23 JULI 2018 | 12:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilihan umum didorong memberikan kinerja terbaik demi keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Karena itulah tagline KPU melayani jangan cuma dijadikan jargon tanpa makna.

Demikian dikatakan salah seorang bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan DKI Jakarta, Slamet Abadi CPA melalui pesan elektroniknya, Senin (23/7).

Menurut Slamet, dengan tagline KPU Melayani, artinya menunjukan keseriusan KPU untuk memberikan pelayanan optimal kepada peserta pemilu dan masyarakat sebagai subjek penyelenggaraan Pemilu Legislatif  maupun Pemilihan Presiden 2019.


"Kami banyak menerima informasi dari calon peserta Pemilu 2019, terkait kinerja KPU, khususnya KPU DKI Jakarta yang kinerjanya sudah profesional, aspiratif dan akomodatif," kata Slamet.

Slamet mengungkapkan, berdasarkan hasil  pemantauan, ternyata pelayanan penyelenggara pemilu, terutama KPU DKI kepada bacaleg DPD RI, DPR-DPRD, telah memudahkan pengurusan persyaratan sebagai peserta pemilu perseorangan maupun melalui partai politik.

"Malahan KPU serius melayani, dengan menerima berbagai saran dan masukan dari berbagai komponen masyarakat," ujar Slamet. [fiq]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya