Berita

Foto/Net

Nusantara

Pertemuan Tahunan Ahmadiyah Dihadiri Perwakilan Komnas Perempuan Dan Gusdurian

SENIN, 23 JULI 2018 | 09:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Ribuan jamaah muslim Ahmadiyah menggelar pertemuan tahunan atau yang biasa disebut dengan istilah Jalsah Salanah yang diikuti oleh warga Ahmadiyah dari cabang Tangerang, DKI Jakarta dan Bekasi, Minggu (22/7).

Kegiatan di Masjid Mahmuda, Kenanga, Tangerang Kota itu berlangsung selama tiga hari dan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan memberikan sambutan.

Komisioner Komnas Perempuan, Imam Nahe'i mengatakan keberagaman merupakan ladang ibadah sosial, marilah berlomba-lomba dalam kebaikan.


"Allah tidak menghendaki kita untuk menjadi satu kaum, disitu keagamaan kita diuji. Oleh karena itu kita dituntut untuk saling mengenal, dan melakukan kebaikan," katanya dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (23/7).

Sementara itu aktivis media sosial yang juga merupakan directur NU Online, Savic Ali mengatakan salah satu masalah bangsa hari ini yaitu banyaknya kabar hoax di media sosial.

"Salah satu sifat dari generasi milenial ini adalah conected, artinya dia selalu terhubung ke internet. Sungguh sangat tidak baik jika tiap harinya kita mengkonsumsi informasi bohong. Oleh karena itu kita harus melawannya dengan konten-konten yang damai dan sejuk," ujarnya.

Savic yang juga merupakan pegiat keberagaman di Gusdurian mengatakan, lahirnya Gusdurian itu juga karena solidaritas mereka terhadap Jamaah Ahmadiyah tahun 2011 ketika kasus Cikeusik.

"Permasalahan intoleransi menjadi masalah serius bagi bangsa kita, tiap tahunnya data intoleransi semakin meningkat. Oleh karena itu juga pada tahun 2011 Gusdurian didirikan. Yaitu untuk menyampaikan pemikiran-pemikirin Alm. Gus Dur yang moderat", ungkapnya.

Jalsah Salanah merupakan media silaturahmi bagi anggota Jamaah Ahmadiyah, dimana acara diisi dengan ceramah-ceramah keagamaan dan tahajud bersama. [rus]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya