Berita

Foto: Humas DPD RI

Nono Sampono: Budaya Bahari Harus Jadi Kekuatan Bangsa

MINGGU, 22 JULI 2018 | 23:36 WIB | LAPORAN:

Ada dua basis yang harus diperhatikan dalam membangun sebuah negara, yakni basis karakter manusia dan basis kewilayahan.

Begitu kata Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dalam diskusi bertema ‘Membangun Budaya Nasional Berbasis Bahari’ yang digelar DPD RI di Keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat, Sabtu (22/7).

"Membangun negara perlu membangun basis manusia yang berada pada kearifan lokal. Kemudian Basis kedua geografi atau wilayah menyangkut juga geopolitik dan geostrategi," ujar Nono.


Berkaitan dengan budaya bahari, Saat ini DPD RI sudah menyusun RUU Perlindungan Hak Masyarakat Adat dan sudah diparipurnakan untuk diserahkan ke DPR dan disahkan menjadi UU. Hal tersebut selaras dengan keinginan DPD RI dalam memperkuat dan memperkokoh ketahanan budaya menjadi ciri khas bangsa.

"Ada 3 alasan mengapa DPD RI berinisiasi menyusun RUU Perlindungan Hak Masyarakat Adat, pertama karena ada kekosongan payung hukum hak-hak masyarakat adat dan ulayat. Kedua karena kepentingan ekonomi, ketiga memperkokoh budaya nasional. Kita sudah siap masukkan ke baleg untuk masuk prolegnas 2018-2019," tukas Senator Maluku tersebut.

Selain itu, Nono juga menyatakan bahwa perubahan kehidupan berbangsa pada era setelah reformasi mengubah tata nilai dan kultur budaya.

"Ini terkait bagaimana memperkokoh budaya nasional yaitu budaya bahari. Jaman Bung Karno menyebutkan bahwa Indonesia adalah benua maritim laut yang ditaburi oleh pulau, paradigma ini harus kita dengungkan lagi karena sudah sangat bias," lanjutnya.

Pada saat yang sama, Sultan Sepuh Arif Natadiningrat mengapresiasi kegiatan FGD dengan tema bahari tersebut. Mengingat Keraton Cirebon adalah Keraton yang berlokasi di pesisir sehingga cocok dengan tema tersebut.

"Budaya bahari kita luar biasa pada masa Sriwijaya, Majapahit, budaya bahari adalah budaya kerja keras, gotong royong, terbuka menerima segala masukan, dan toleran. Saya harapkan melalui FGD ini budaya bahari yang luntur ini mampu kembali diangkat sebagai kekuatan dan energi bangsa ini," Sultan Sepuh ini.

Senada dengan hal tersebut, Sejarawan Anhar Gonggong menyatakan bahwa Indonesia ini dibangun oleh anak-anak muda terdidik dan tercerahkan. Beliau juga mengungkapkan bahwa fakta sejarah wilayah kerajaan-kerajaan di seluruh dunia juga berada di pesisir.

"Bagaimana kita kembali menyatakan bahwa laut tidak memisahkan justru penyambung dan pemersatu dan masa depan kita ada di laut," tutur sejarawan itu.

Lain hal dengan itu, Guru Besar Ilmu Sejarah UGM Bambang Purwanto menyampaikan bahwa jangan hanya bias mengartikan budaya Bahari hanya laut yang menjadi objek utama.

"Kita jangan hanya memonopoli istilah bahari adalah budaya laut, tapi lebih mengartikan bahari adalah air, karena wilayah kita juga ada pesisir, daratan dan air yang di daratan, semua itu budaya kita," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya