Berita

Foto/RMOL

Politik

Menangkan Pemilu, Golkar Latih Anggota Legislatif

SABTU, 21 JULI 2018 | 22:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Untuk memenangkan pemilu serentak tahun 2019, Partai Golkar melatih seluruh anggota legislatif se-Indonesia.


Ini merupakan strategi pemenangan pemilu, juga sebagai komitmen untuk memenangkan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.

"Kami hadirkan para profesional yang berkompeten tentang perilaku pemilih, marketing politik, psikologi politik, sosial media hingga strategi membangun citra dan branding," kata Ketua Bidang Hubungan Legislatif DPP Golkar Syamsul Bahri di Jakarta, Sabtu (21/7).

Menurutnya, Workshop Nasional Anggota FPG DPRD sengaja mengambil tema marketing politik dan Pemenangan pemilu, dengan tujuan memberikan bekal sekaligus menyamakan pandangan untuk memenangkan Golkar pada Pemilu 2019 mendatang.
Menurutnya, Workshop Nasional Anggota FPG DPRD sengaja mengambil tema marketing politik dan Pemenangan pemilu, dengan tujuan memberikan bekal sekaligus menyamakan pandangan untuk memenangkan Golkar pada Pemilu 2019 mendatang.

"Dengan menghadirkan profesional yang ahli, kami berharap para anggota legislatif yang merupakan ujung tombak partai tidak gagap dengan perubahan serta dapat menambah wawasan strategi menghadapi pemilu serentak mendatang," jelas Syamsul.

Sementara itu, Hamdi Muluk dari Fakultas Psikologi UI mengatakan, dengan model demokrasi yang mirip marketing dan semakin jauh dari sisi ideologis. Pemahaman terhadap perilaku pemilih harus menjadi sumber para caleg menentukan strategi.

"Namun, meskipun demokrasi langsung menghendaki sikap dan perilaku pemilih yang independen, one man one vote. Proses pemilihan tidak bisa dipisahkan dari preferensi identitas seseorang dalam memilih," ujarnya.

Tetapi dalam kasus-kasus di Indonesia belakangan, faktor-faktor yang melekat dengan identitas mulai cair. Tidak bisa satu komunitas tertentu akan linear memilih partai tertentu.

"Pemilih Indonesia sekarang lebih memilih untung rugi. Perspektif pilihan rasional dengan pertimbangan untung rugi," imbuh Hamdi. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya