Berita

Yasonna Laoly/Net

Hukum

OTT Lapas Sukamiskin, Presiden Diminta Copot Menkumham Yasonna Laoly

SABTU, 21 JULI 2018 | 14:59 WIB | LAPORAN:

. Informasi Lapas Sukamiskin di Kota Bandung, Jawa Barat menjadi rumah dan kantor baru yang nyaman dan aman bagi napi koruptor bukan hal yang baru.

Hal itu dikatakan Dahnil Anzar Simanjuntak selaku pendiri Madrasah Antikorupsi.

"Jadi, asal sanggup membayar mahal, bukanlah hal yang baru, hanya saja belum ada tindakan hukum yang nyata," ujar Dahnil dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/7).


Dahnil berharap KPK bisa membongkar semua praktik fasilitasi dan suap menyuap di sana. Menurutnya, salah satu pihak yang paling bertanggungjawab terkait dengan hal ini adalah Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly.

"Saya yakin Menkumham sejak lama telah mengetahui rahasia publik tersebut. Namun, tidak pernah ada tindakan nyata," kata ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu.

Dahnil pun meminta Presiden RI Joko Widodo untuk mencopot Menkumham Yasonna Laoly. Bahkan, lanjut Dahnil, KPK juga perlu meminta keterangan kepada Yasonna sebagai bentuk pertanggungjawabannya sebagai Menkumham.

"Misal bisa dimintai keterangan kepada Menkumham, apakah benar ada lobi-lobi napi kepada dia (Menkumham)? Atau pihak terkait lain yang memiliki pengaruh kuat dengan fasilitas penjara agar mendapat izin dan tempat lapas yang sesuai keinginan napi," paparnya.

"Rata-rata napi koruptor yang dipenjara di sana punya pengaruh politik dan birokrasi yang kuat. Dengan begitu Pak Menkumham bisa menjelaskan kepada publik dan membongkar praktek mafia lapas yang selama ini meresahkan dan mengangkangi hukum kita," demikian Dahnil.

Sebelumnya, KPK mengamankan Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husen dalam OTT, Sabtu (21/7) dinihari. Selain Wahid, tim penindakan KPK juga mengamankan terpidana kasus korupsi proyek satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah. Termasuk istrinya, artis Inneke Koesherawati.

Selain ketiga nama di atas, tim penindakan juga mengamankan tiga orang lainnya. Mereka adalah, Hendri (driver), Andri (napi tipikor tamping Fahmi), dan Dian Anggraini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya