Berita

Mahfud-Maimoen/Net

Politik

Mbah Moen: Saya Tidak Meragukan Ke-NU-an Pak Mahfud

SABTU, 21 JULI 2018 | 13:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) tidak meragukan ke-NU-an mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Mbah Moen mengaku sangat dekat dan sudah kenal Mahfud sejak lama.

Penegasan Mbah Moen disampaikan saat Mahfud sowan dan menjenguknya ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Jumaat petang (20/7/18).

Menjawab keraguan sejumlah kalangan terhadap ke-NU-an Mahfud, sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) ini langsung tegas menjawabnya.


"Saya tidak ada ragu ke Pak Mahfud. Sejak sebelum Gus Dur jadi Presiden dan saat Gus Dur jadi Presiden bahkan setelah Gus Dur lengser dan sampai sekarang Pak Mahfud sering ke sini. Saya tahu dia tak diragukan sama sekali ke-NU-annya," tegas Mbah Moen.

Ketidakraguan Mbah Moen terhadap Ke-NU-an Mahfud juga tercermin dari pegakuan kedekatannya selama ini dengan Mahfud.

Menurut Kiai sepuh berusia 90 tahun ini, Mahfud sebagai orang dari kalangan Nahdliyin, selama ini sudah melakukan kerja-kerja kebaikan bersama tokoh nasionalis.

"Ndak ada orang yang sedekat, kayak saya dengan Pak Mahfud. Tadi kami satu jam berdua ngobrol banyak. NU ini memang harus nasionalis. NU tidak hanya dimiliki satu kelompok, tapi harus dimiliki seluruh nasional. Ini organisasi yang menjadi pilar bangsa Indonesia. PBNU itu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45. Kalau NU sudah nasionalis, saya yakin Indonesia akan baldatun toyyibatun warabbun ghafur," ungkap Mbah Moen memegang erat tangan Mahfud MD.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud dan Mbah Moen melakukan pertemuan tertutup berdua selama hampir satu jam. Usai pertemuan tertutup itu, nampak sekali kedekatan antara Mbah Moen dengan Menteri Pertahanan era Presiden Gus Dur ini. Sembari bercengkerama dengan tamu dan awak media, Mbah Moen kerap sekali memegang erat tangan Mahfud.

Mbah Moen mengingatkan peran ulama-ulama terdahulu sejak Walisongo hingga KH. Hasyim Asy'ari dalam perkembangan Islam di nusantara. Ulama-ulama ini berjalan dan bekerjasama dengan tokoh nasionalis untuk meraih kemerdekaan Indonesia.

"Sebaiknya Indonesia ini tidak dipisahkan, tidak bisa religius itu kecuali harus ada bersama nasionalisme. Antara Bung Karno dengan Mbah Hasyim Asy'ari. Nasionalisme dan religiusitas harus selalu berjalan bersama," pesan Mbah Maimoen kepada Mahfud MD.

Mahfud pun sangat kagum dengan ulama kharismatik NU ini. Mbah Moen, kata Mahfud, bisa dicatat sebagai referensi penting tentang nasionalisme Indonesia yang religius pada saat ini.

"Luar biasa. Saya sudah merasa mendapat ilmu seperti kuliah dua semester tentang Islam dan kebangsaan. Beliau masih ingat detail sejarah Nabi dan sahabatnya serta semua kebijakan negaranya yang madani, juga hafal sejarah perjuangan dan persahabatan Bung Karno dan Kiai Hasyim Asy'ari serta paham kenegaraan, kebangsaan, dan keagamaan keduanya," ungkap Mahfud. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya