Penjaga gawang keturunan Indonesia, Emil Audero Mulyadi kembali akan menjalani masa pinjaman di klub lain pada musim ini.
Setelah musim lalu dipinÂjamkan ke Venezia di Serie B, kini pemuda kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 18 Januari 1997 itu akan bermain untuk Sampdoria di Serie A.
"Juventus Football Club menÂgumumkan kesepakatan dengan AS Sampdoria S.p.A. untuk pemÂinjamannya hingga 30 Juni 2019 pemain Emil Audero Mulyadi telah diselesaikan dengan perÂtimbangan 1 juta Euro untuk dibayarkan pada tahun fiskal 2018/2019," demikian pernyataan resmi manajemen Juventus.
"Kesepakatan itu juga memÂberikan Sampdoria hak opsi, yang akan dilaksanakan di akhir musim 2018/2019, untuk mendaÂpatkan pemain secara permanen dengan harga 14 juta Euro yang harus dibayar dalam tiga tahun keuangan," tutup pernyataan Bianconeri.
Sampdoria memiliki opsi menebus Audero secara permanen di akhir musim. Audero merupakan pemain jebolan akademi Juventus. Walaupun Juventus ditinggal kiper legenÂdaris Gianluigi Buffon, mereka sudah mendatangka Mattia Perin dan masih memiliki kiper asal Polandia, Wojciech Szczesny. Tentu akan sulit bagi Audero untuk bersaing dengan dua nama besar itu.
"Presiden Massimo Ferrero dan UC Sampdoria mengumumkan mereka telah mendatangkan Emil Audero Mulyadi secara pinjaÂman dengan opsi permanen dari Juventus FC," ujar Sampdoria melalui saluran resminya.
Audero yang lahir di Mataram, NTB punya ibu berbangsa Italia dan ayah Indonesia. Dia tumbuh besar di Italia sejak bayi. Emil menjalani debutnya di Serie Aketika Juventus mengalahkan Bologna 2-1 di pekan terakhir musim 2016/2017.
"Saya hanya hidup di Indonesia selama setahun kemudian pindah ke Turin di mana saya bermain di seluruh jenjang usia di Juventus dan di timnas. Saya tumbuh bersama Buffon dan dia merupakan model yang patut diikuti," ujar Audero dalam konÂferensi pers pertamanya sebagai pemain Sampdoria.
Musim lalu di Venezia, Audero bermain 39 kali dan kebobolan 41 kali serta mencatat 14 clean sheet. Venezia sendiri finis keÂlima di klasemen Serie B, 2017/2018.
"Datang ke klub yang memiliki tradisi yang bagus dengan kiper, ini akan menjadi penÂdorong melakukan pekerjaan yang baik dan tinggal di sini untuk waktu yang lama," tegasnya. ***