Berita

Foto: RMOL

Politik

Pesan Ulama Jabodetabek: Indonesia Butuh Pemimpin Alternatif, Bukan Jokowi, Bukan Prabowo

RABU, 18 JULI 2018 | 12:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Berbagai harapan, yang intinya agar Indonesia semakin baik di masa depan, disampaikan sejumlah ulama dari kawasan Jabodetabek yang mengunjungi ekonom senior Rizal Ramli di kediamannya, Jalan Bangka IX, Jakarta Sealtan (Selasa, 17/7).

Mereka berpandangan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin nasional alternatif yang visioner dan punya kemampuan menggerakan mesin pemerintahan untuk mencapai visi yang dicita-citakan itu.

Adapun nama-nama yang beredar sejauh ini, menurut mereka tidak cukup meyakinkan.


“Indonesia perlu kepemimpinan alternatif selain Jokowi dan Prabowo,” ujar DR. KH Munawir dari Bogor, salah seorang yang hadir di kediaman Rizal Ramli.

“Walaupun dipasangkan dengan Habib Rizieq Shihab, tak banyak yang akan memilih Jokowi,” sambungnya.

Dia mengatakan, sejauh ini yang ramai digadang-gadang sebagai calon pemimpin nasional adalah toko yang tidak jujur. Berbeda dengan sosok Rizal Ramli, yang menurutnya memiliki rekam jejak yang jelas sejak mahasiswa, maupun saat menjadi pejabat tinggi di era Abdurrahman Wahid.

“Pak Rizal Ramli selalu istiqomah, baik di dalam maupun di luar pemerintahan,” sambungnya.

Sementara pengurus MUI Banten, KH DR Amin Munawar, menggarisbawahi persoalan ekonomi yang sedang dihadapi Indonesia.

“Kami sangat percaya, Pak RR mampu memberi solusi,” katanya.

Adapun tokoh-tokoh yang lain, sambungnya,  tidak punya kemampuan yang pas di sektor ekonomi.

Ulama lain, Habib Abdullah bin Ja'far Al Habsyi, menambahkan, Indonesia memerlukan pemimpin yang ikhlas. Dia menambahkan, dirinya percaya RR termasuk dalam kategori langka, tokoh nasional yang ikhlas.

Jujur, Tapi Dipecat

Kejujuran juga merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan kepemimpinan nasional mendatang. Rizal Ramli dinilai sebagai tokoh yang jujur dan tidak punya pamrih dalam membela kepentingan rakyat banyak.

Keberaniannya mempersoalkan reklamasi di Jakarta dipuji banyak kalangan, walaupun karena itu dia harus rela didepak dari kabinet.  

“Lihat di TV, istri saya bingung. Kok orang jujur dan pandai seperti Pak RR malah dipecat. Mudah-mudahan kalau Pak RR maju, Indonesia bisa jadi negara maju. Kami mendukung Pak RR jadi presiden,” ujar KH DR Zuni Nurrachim.

Ustad Ali Imron mengatakan bahwa pada hakekatnya, Allah SWT yang menggariskan siapa yang akan menjadi pemimpin bangsa ini.

“Allah SWT yang mengangkat pemimpin. Tetapi tidak  umuh-umuh, harus ada upaya dari ummat,” katanya.

Sementara Gus Isqowi Indasdin Masya yang juga hadir menyampaikan keyakinannya bahwa yang akan menjadi pemimpin Indonesia kelak adalah dari kalangan “Islam priyayi”, bukan “Islam santri”.  

“Melihat track record tokoh-tookoh yang ada, saya menilai Bang Haji RR adalah orang yang dimaksud memenuhi kriteria,” ujarnya.

Pandangannya ini dikuatkan KH DR Iqbal Kliwo. Menurutnya, RR terbukti sebagai orang yang bekerja untuk keadilan, baik di bidang politik maupun ekonomi.

Dia berharap, ijtima' ulama dan tokoh nasional yang akan digelar pada tanggal 27 dan 29 Juli nanti dapat menghasilkan figur yang pantas untuk memimpin negara ini.

“Pemimpin yang terbukti perjuangannya bagi keadilan, bukan hanya untuk individu, tapi bagi seluruh bangsa,” katanya.

“Ibarat hadis, pemimpin sekarang bukan hadits shahih (kuat). Tapi, hadis maudhu (palsu). Jadi pemimpin sekarang adalah pemimpin palsu,” demikian Kiai Iqbal Kliwo. [dem]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya