Berita

Foto/RMOL

Politik

Fahri Hamzah Minta Maaf Tolak Semua Tawaran Parpol

SELASA, 17 JULI 2018 | 16:29 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah setelah dipecat secara sepihak oleh sejumlah Pimpinan PKS mengaku banyak menerima tawaran dari berbagai partai politik terutama mendekati Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 ini.

"Dengan segala hormat saya mohon maaf, serta juga saya ucapkan terima kasih kepada semua partai yang menawarkan saya (jadi kader/bacaleg parpol) mulai dari ketua umum, sekjen, wakil ketua, salah satu ketua dan seterusnya yang pernah saya temui, sekali lagi terimakasih," ujar Fahri Hamzah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).

Ia mengutarakan alasannya tidak menerima tawaran yang datang padanya, sebab dirinya sedang memegang teguh komitmen pada idealisme yang dipegangnya selama ini.


"Karena pertama tama saya ingin buktikan bahwa saya tidak boleh lompat sembarangan, saya ingin berjuang dengan nilai dan idealisme saya. Kedua, Partai (PKS) yang saya dirikan lagi menyimpang, jangan lagi happy, enaknya saya di situ lagi menyimpang saya gak disitu saya akan jaga ini sampai  detik terakhir," paparnya.

Ditanya terkait partai apa saja yang pernah menawarkan jabatan tersebut, ia mengaku semua partai politik sudah pernah menawarkannya.

"Semua, boleh konfirmasi ke semua partai karena hampir semuanya nawarin saya. Sekali lagi, saya tidak mau lompat ke orang sebab kalau sekedar mau jadi pejabat itu gampang, temen-temen minta saya di nomor satu semua tapi tujuan saya itu adalah memurnikan perjalanan saya," pungkasnya. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya