Berita

Jorge Lorenzo/Net

Olahraga

Gagal Di Sachsering, Lorenzo Keluhkan Ban

MotoGP
SELASA, 17 JULI 2018 | 11:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jorge Lorenzo menyalahkan kondisi ban motornya usai gagal di MotoGP Jerman, di Sirkuit Sachsenring, Ahad (15/7).

Padahal, Lorenzo memulai balapan dengan sangat baik. Start dari posisi ketiga, pebalap Ducati itu langsung mengambil alih posisi terdepan selepas start. Tapi, Lorenzo cuma memimpin lomba sepanjang 12 lap. Dia kemudian dis­alip Marc Marquez dan Valentino Rossi. "Saya memimpin, tapi saya menyadari tak bisa menjauhi pebalap-pebalap di belakang, dan ketika ban belakang mulai kehilangan grip, mustahil mempertahankan kecepatan," kata Lorenzo di situs resmi Ducati.

Karena terus melorot, Lorenzo akhirnya menyentuh garis finis di posisi keenam, di belakang Marquez, Rossi, Maverick Vinales, Danilo Petrucci, dan Alvaro Bautista. "Sejak awal saya sudah menyadari bahwa trek tak punya grip bagus," ujarnya.


Lorenzo mengaku sejak awal sudah merasa akan ke­sulitan mempertahankan kecepatannya. Hal ini berkaitan dengan daya cengkeram ban belakang motornya. "Kami terlalu fokus pada berusaha mendapatkan grip ban depan dan kami mungkin agak mengabaikan ban belakang, yang mana akhirnya merusak balapan kami dan mustahil untuk bersaing mengejar podium," ungkapnya.

Lorenzo, yang akan pindah ke Repsol Honda pada musim depan, kini menempati posisi keenam di klasemen pebalap MotoGP dengan 85 poin. Dia berjarak 80 poin dari Marquez yang berada di urutan teratas. *** 

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya