Berita

Ilustrasi/net

Dunia

Vonis Untuk Gerakan Hirak Diprotes

SENIN, 16 JULI 2018 | 00:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ribuan orang menggelar demonstrasi di pusat kota Rabat, Maroko, hari Minggu kemarin (15/7). Mereka memprotes penahanan 54 orang yang terlibat dalam gerakan Hirak.

Gerakan Hirak terjadi antara bulan Oktober 2016 dan Juni 2017 sebagai respon atas kematian seorang pedagang ikan, Mohcibe Fikri, yang tewas tergiling mesin penghancur sampah.

Lebih dari 6.000 orang diperkirakan ikut dalam demonstrasi di Rabat.


Di Kasablanka dilaporkan demonstran mencapai jumlah 10.000 orang.

Demonstran membawa berbagai spanduk yang bertuliskan “Keadilan” dan “Bebaskan Aktivis”.

Pada 26 Juni lalu Pengadilan Kasablanka menjatuhkan hukuman antara 1 hingga 20 tahun untuk aktivis-aktivis Hirak. Sejak itu, gelombang demonstrasi terus terjadi.  

Aktivis, politisi, bahkan Perdana Menteri Saad Eddine El Othmani ikut menyampaikan solidaritas atau memprotes keputusan pengadilan.

Pihak pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa karena Pengadilan di Maroko adalah lembaga yang independen.

Semua terdakwa, termasuk dua pentolan Gerakan Hirak, Nasser Zefzafi dan Nabil Ahamjik, memutuskan untuk mengajukan banding atas vonis itu.

Sementara seorang aktivis lainnya, Rabie E Ablaq, memilih melakukan mogok makan sejak pekan lalu. [dem]


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya