Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Menteri Susi Ngajak Bersih Laut Serentak Pada 18 Agustus 2018

MINGGU, 15 JULI 2018 | 10:25 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat untuk lebih mencintai laut melalui sosialisasi 'Pandu Laut Nusantara' bertema 'Bersatu Mencintai, Menjaga, Merawat Laut Nusantara' saat momentum car free day.

"Harus (cinta laut) kalau tidak bukan bangsa Indonesia sebab laut kita adalah 71 persen daripada seluruh wilayah Indonesia," ujar Susi Pudjiastuti di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Menara BCA, Jakarta, Minggu (15/7).

Menurutnya, laut Indonesia yang begitu kaya butuh kerjasama yang padu untuk menjaganya dari ancaman-ancaman laut seperti illegal fishing, sampah, ekspor biota laut secara illegal dan lain sebagainya.


"Kita bisa liat betapa kaya nya laut Indonesia, namun ancaman-ancaman terhadap laut juga sangat tinggi," imbuhnya

"Harus ada civil society yang betul-betul peduli, betul-betul ingin menjaga laut, untuk itu lah saya pikir, kita wajib satukan semua 'stakeholder' laut, organisasi-organisasi pecinta laut, kita bersatu padu, saya yakin tugas menjaga laut bukan cuma tugas pemerintah saja tapi tugas kita semua,betul tidak?" tambahnya.

Untuk memerangi ancaman-ancaman laut tersebut, Susi pun mengajak para pengunjung CFD turut berpartisipasi membersihkan laut dari sampah pada 18 Agustus 2018 mendatang.

"Nanti kami akan buka perwakilan-perwakilan di seluruh Indonesia dan saya minta aksi pertama kita pada tanggal 18 Agustus 2018, kita semua berdiri di sepanjang pantai di daerah masing-masing, kita bersihkan sampah yang ada, setuju tidak?" teriak Susi yang disambut seruan 'setuju' hadirin.

"Dari Sabang sampai Merauke kita berdiri di di pinggir laut jam 4 sore, kita bersihkan semua sampah-sampah kita yang ada di laut supaya laut kita sehat ikan nya banyak, sehingga bukan untuk snorkling saja tapi untuk makan kita juga cukup," lanjut menteri nyentrik tersebut. [wid]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya