Berita

Foto/Ist

Politik

Cawapres Jokowi Harus Ekonom Non Parpol

SABTU, 14 JULI 2018 | 20:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo disarankan memilih calon wakil presiden dari kalangan non partai politik. Pilihan demikian untuk menghindari munculnya kecemburuan diantara parpol pengusung.

Demikian dikatakan Ketua umum Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Reinhard Parapat usai diskusi bertema 'Gadang-gadang Cawapres Jokowi?' di kantornya Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (14/7).

Lebih spesifik Taki, demikian Reinhard Parapat disapa, menyebut cawapres Jokowi haruslah figur yang paham dan dapat menghadirkan solusi terhadap masalah-masalah ekonomi.


"Cawapres dari kalangan ekonom itu penting untuk mengawal dan memastikan percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Apalagi menghadapi gejolak ekonomi global negara kuat di dunia," katanya.

Taki tidak menyebut nama ekonom non parpol yang mesti mendampingi Jokowi. Dia menyerahkan siapa yang harus dipilih kepada Jokowi.

"Kita menyerahkan keputusan kepada Jokowi untuk memilih cawapres yang tepat yang tentunya sudah dipertimbangkan jauh-jauh hari," tukasnya. [fiq]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya