Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sibuk Ngurus Pendaftaran, 497 Anggota Dewan Absen Rapat Paripurna

KAMIS, 12 JULI 2018 | 22:05 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Sejumlah kursi dalam ruang rapat paripurna Laporan RAPBN 2019 banyak kosong.

Hal itu karena 63 dari 560 anggota DPR yang ikut rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN 2019 dan rencana kerja pemerintah (RKP) Tahun 2019 Badan Anggaran.

Ketua DPR Bambang Soesatyo menjelaskan alasan banyaknya kursi kosong saat rapat paripurna karena beberapa anggota DPR mengurus persyaratan menjadi calon legislatif 2019.


Menurut Bambang, banyaknya kursi kosong dapat dimaklumi karena pendaftaran Caleg 2019 akan berakhir pada 17 Juli.

"Kita dapat memahami bahwa ini memang tahun politik dan beberapa anggota ada penugasan masing-masing sedang mengurus untuk persyaratan pencalegan," ujar Bamsoet di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (12/7).

DPR hari ini menggelar rapat paripurna di tengah masa persidangan ke-5 tahun sidang 2017-2018 di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR.

Berdasarkan daftar hadir, sebanyak 497 dari 560 anggota dewan tak hadir. Sebanyak 242 yang tidak hadir mengajukan izin.

Bamsoet mengaku dalam aturan anggota dewan bisa mengajukan izin hingga lebih dari seratus kali.

"Dalam aturan rapat izin itu boleh dan dimungkinkan, izin itu bisa sampai 200 lebih," ujarnya.

Adapun anggota dewan yang hadir yakni Fraksi PDIP 20 anggota dari 109 anggota, Fraksi Partai Golkar 15 anggota dari 91 anggota, Fraksi Partai Gerindra enam anggota dari 73 anggota, Fraksi Demokrat enam dari 61 anggota.

Kemudian Fraksi PAN tiga dari 48 anggota, Fraksi PKB satu dari 47 anggota, Fraksi PKS tiga dari 40 anggota, Fraksi PPP satu dari 39 anggota, Fraksi NasDem empat dari 36 anggota dan Fraksi Hanura satu anggota dari 16 anggota. [nes]


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya