Berita

Politik

Waduh, PKB Dan Golkar Tak Tulus Dukung Jokowi

KAMIS, 12 JULI 2018 | 20:49 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Partai Hanura mempertanyakan komitmen Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa dalam mendukung Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019.

Hal itu terkait munculnya wacana keluar dari koalisi dan membentuk poros baru jika cawapres yang disodorkan Golkar dan PKB tidak dipilih Jokowi.

"Waduh mereka tidak ikhlas dong, tidak tulus," ujar Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).


Wacana hengkang dari koalisi petahana muncul karena nama cawapres yang disodorkan Partai Golkar dan PKB tidak dihitung. Golkar menyodorkan Airlangga Hartarto, sementara PKB ngotot Jokowi harus memilih Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres. Tetapi beberapa hari terakhir malah nama Mahfud MD yang masuk saku Jokowi.

OSO, demikian Oesman Sapta Odang disapa, menagih janji PKB dan Golkar. Selama ini elit di dua partai tersebut kerap menyampaikan akan mendukung koalisi dan menyerahkan urusan cawapres kepada Jokowi.

"Katanya serahkan ke Presiden, kok dia mau campur-campur. Artinya dia tidak tulus, tidak ikhlas, ya kan," kata OSO.

"Kalau kita serahkan itu kepada presiden harus tulus ikhlas dan presiden yang memutuskan kalau gitu dari awal mestinya dia tidak ngomong begitu kan," pungkasnya.[dem]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya