Berita

Cak Imin/Net

Politik

Cak Imin Masih Ngarep Dipilih Jokowi

KAMIS, 12 JULI 2018 | 15:13 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar masih menaruh harapan dirinya dipilih petahana Joko Widodo sebagai pendamping di Pilpres 2019 mendatang.

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa para kiai Nahdlatul Ulama (NU) dan kader PKB masih menginginkan duet Jokowi-Cak Imin (Join) terwujud.

"Pokoknya sampai hari ini kyai-kyai dan kita semua tetap pada JOIN, proses dan prospeknya kita tunggu saja, kita tetap optimis dan tentunya Join itu adalah bagian dari proses (Jokowi) yang sedang berlangsung," ujar Cak Imin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).


Namun demikian, Cak Imin enggan menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang tidak mencantumkan namanya sebagai cawapres potensial Jokowi.

"Jangan bicara itu dulu, nanti tunggu saja," tukasnya.

Dalam survei yang dikeluarkan LSI, ada lima cawapres potensial yang ideal mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Mereka antara lain Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian, Kepala Staf Presiden Moeldoko, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya