Berita

Politik

Banyak Bangku Kosong Di Paripurna Pembahasan R-APBN 2019

KAMIS, 12 JULI 2018 | 11:37 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar Rapat Paripurna ke-30 dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Pembicaraan R-APBN 2019 dan RKP 2019 oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Berdasarkan agenda resmi, rapat digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7). Paripurna yang diagendakan pukul 10.00 WIB baru dimulai pukul 10.45 WIB. Paripurna sendiri dipimpin oleh Wakil Ketua DPR dari Fraksi PDIP Utut Adianto.

Pantauan redaksi, banyak bangku masih kosong meskipun pada pembukaan rapat tersebut Utut Adianto telah menyatakan bahwa rapat sudah kuorum dengan dihadiri 305 anggota dari seluruh fraksi.


Namun, di daftar hadir, hanya ada 65 anggota dewan yang hadir. Selebihnya bangku terlihat kosong.

Rapat tersebut juga dijadwalkan akan dihadir oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Sebelumnya, Banggar DPR RI telah menggelar rapat panja bersama pemerintah untuk membahas R-APBN TA 2019 dan RKP Tahun 2019. Pada hasil rapat itu disepakati beberapa hal yang akan menjadi bahan dasar pembuatan R-APBN 2019 serta nota keuangan yang akan dibacakan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 16 Agustus 2018 nanti.

Asumsi dasar makro ekonomi tahun 2019 telah disepakati untuk pertumbuhan ekonomi diperkirakan 5,2-5,6 persen, tingkat inflasi diperkirakan 2,5-4,5 persen, tingkat suku bunga SPN 3 bulan diperkirakan 4,6-5,2 persen, nilai tukar di kisaran Rp 13.700-Rp 14.000 per dolar AS.

Lalu, harga minyak mentah US$ 60-US$ 70 per barel, lifting minyak 722-805 ribu barel per hari, dan lifting gas 1,21-1,30 juta barel setara minyak.

Sedangkan target pembangunan tingkat pengangguran berada kisaran 4,8-5,2 persen, angka kemiskinan berada di kisaran 8,5-9,5 persen, gini rasio 0,38-0,39, lalu indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 71,98. [rus]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya