Berita

Slamet Ma'arif/Net

Hukum

Jelang Bebas, Ketua PA 212: Semoga Ahok Semakin Hati-hati

RABU, 11 JULI 2018 | 17:34 WIB | LAPORAN:

. Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif menanggapi santai soal kabar terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama akan bebas pada bulan depan.

Menurut dia, semua pihak tidak boleh melakukan spekulasi tentang kebebasan Ahok sapaan akrab mantan gubernur Jakarta itu. Sebaiknya tunggu kepastian dari pihak berwenang.

"Kita tunggu saja kepastiannya seraya berdoa semoga beliau bisa mengambil hikmah dari kejadian ini," kata Slamet Ma'arif saat dihubungi wartawan, Rabu (11/7).


Ahok dihukum 2 tahun penjara akibat pidato yang disampaikannya tentang ayat Al Qur'an utamanya surat Al-Maidah ayat 51 yang mewajibkan umat Islam memilih seorang pemimpin muslim.

Yang mana dulu, selama proses hukum kasus tersebut masih berlangsung, serangkaian unjuk rasa bertajuk Aksi Bela Islam terus digelar. Aksi yang diikuti oleh jutaan umat Islam itu menuntut pemerintah berlaku adil dengan menyeret Ahok ke penjara.

Andai Ahok benar-benar bebas pada Agustus nanti, Slamet berharap Ahok tidak mengulangi kesalahan serupa lagi.

"Pelajaran bisa beliau ambil. Menghina suatu agama apapun itu satu hal bisa berdampak besar. Semoga semakin hati-hati dalam berucap dan berbuat, sehingga tidak terulang lagi," tutupnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya