Berita

Febri Diansyah

Hukum

SKANDAL GUBERNUR ACEH

Selanjutnya, KPK Periksa Para Saksi Yang Sudah Dicegah Ke Luar Negeri

SELASA, 10 JULI 2018 | 18:14 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dugaan kasus suap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, terkait alokasi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.

Para saksi yang bakal diperiksa itu sudah dicegah berpergian ke luar negeri.

"Tentu KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang relevan dan dipandang ada kaitan dengan kasus ini. Sehingga nanti, saat diperiksa, bisa menjelaskan apa yang diketahuinya," ujar jurubicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan, Selasa (10/7).


Jadwal pemeriksaan dan siapa saja yang bakal diperiksa akan diumumkan KPK beberapa waktu ke depan. Yang pasti, sebelumnya KPK sudah melakukan pencegahan empat orang ke luar negeri. Mereka adalah Nizarli, Rizal Aswandi, Fenny Steffy Burase dan Teuku Fadhilatul Amri.

Mereka dicegah ke luar negeri selama enam bulan terhitung dari Jumat lalu (6/7).

Bupati Bener Meriah, Ahmadi, diduga memberikan uang kepada Gubernur Aceh sebesar Rp 500 juta yang merupakan bagian dari Rp 1,5 miliar yang diminta Gubernur Aceh. Uang itu adalah jatah dari proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) pada provinsi Aceh tahun anggaran 2018.

Dugaan lainnya, pemberian tersebut merupakan bagian dari komitmen jatah 8 persen untuk pejabat di Pemerintahan Aceh dari setiap proyek yang dibiayai DOKA.

Pemberian kepada Gubernur dilakukan melalui orang-orang dekat Gubernur Aceh dan Bupati Bener Meriah

KPK sudah mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya adalah uang sebesar Rp 50 juta, bukti perbankan dan catatan proyek. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya