Berita

Foto/Net

Bisnis

Michelin Garap Pasar Ban Mobil Logistik

Luncurin XCD 2
SELASA, 10 JULI 2018 | 08:47 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Michelin Indonesia berkomitmen mendukung sek­tor logistik Indonesia, terutama dalam hal penyediaan kom­ponen ban berkualitas bagi ken­daraan angkut ringan atau Light Commercial Vehicle (LCV), dengan meluncurkan Michelin XCD 2. Ban ini diklaim memi­liki teknologi tinggi dengan tingkat keselamatan dan kenya­manan terbaik.

President Director Michelin Indonesia Fritz Mueller men­gatakan, salah satu kontribusi penopang ekonomi Tanah Air adalah jalur distribusi logistik. Kelancaran suplai logistik pun tergantung bagaimana kendaraan pengangkut logistik memiliki performa yang baik, salah satunya didukung den­gan ban yang berkualitas.

"Aktivitas ekonomi yang terus meningkat mendorong mobilitas kendaraan komersial di Indonesia. Kami menghad­irkan XCD 2 bukan hanya dari sisi komersial semata, namun juga bagaimana para pengendara diedukasi men­gutamakan keselamatan dalam distribusi logistik," ucapnya di peluncuran Michelin XCD 2 di kawasan Bromo, Jawa Timur, pekan lalu.


Kehadiran XCD 2, lanjut­nya, berangkat dari adanya peningkatan mobilitas ken­daraan komersial di Indo­nesia seiring meningkatnya ekonomi Indonesia. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) 2017 saja disebutkan, per­tumbuhan ekonomi meningkat hingga 5,07 persen dari tahun sebelumnya 5,03 persen.

Bahkan di saat yang sama, laju pertumbuhan Produk Do­mestik Bruto (PDB) berdasar­kan lapangan usaha khususnya di sektor transportasi dan pergudangan yang sangat dekat kaitannya dengan bisnis logistik turut meningkat 8,49 persen dibanding 2016 yang hanya sebesar 7,45 persen.

"Artinya peluang bisnis di kendaraan komersial semakin dibutuhkan, guna mendukung logistik nasional yang terus meningkat," imbuh Mueller.

Marketing Director Michelin Indonesia Putu Yudha menam­bahkan, dalam meluncurkan ban XCD 2 tak ingin menyebut angka nominal target. Peru­sahaan ban asal Prancis ini berharap, bisa menargetkan sebanyak-banyaknya pen­jualan ban XCD 2, terutama dalam meningkatkan market share nya di Indonesia.

"Target sebanyak-ban­yaknya. Lebih dari itu, yang pasti kami ingin edukasi ke masyarakat dan pengendara, bagaimana memilih ban yang sesuai medan, mobil dan ke­butuhan dalam berkendara. Karena medan, rute dan ke­butuhan yang berbeda turut mempengaruhi performa ban," jelas Putu.  ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya